Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci

M Nurhadi

Minggu, 28 Desember 2025 | 12:50 WIB
Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci
Ilustarsi emas (Dok: Istimewa)
baca 10 detik
  • Goldman Sachs memproyeksikan harga emas berpotensi mencapai US$ 4.900 per troy ons pada 2026 didorong ketidakpastian geopolitik.
  • Pergerakan harga emas diprediksi mengalami volatilitas, termasuk potensi penurunan awal tahun sebelum tren penguatan.
  • Pembelian masif oleh bank sentral, terutama China, serta antisipasi pemotongan suku bunga The Fed mendukung optimisme emas.

Suara.com - Emas diprediksi tetap menempati posisi puncak sebagai aset yang paling diincar oleh investor institusi maupun ritel pada 2026.

Setelah mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025, logam mulia diprediksi akan melanjutkan tren penguatan atau bullish yang didorong oleh pergeseran kebijakan moneter dan ketidakpastian geopolitik yang masih menyelimuti peta ekonomi dunia.

Mengutip laporan dari Kitco News pada Minggu (28/12/2025), bank investasi ternama Goldman Sachs memberikan pandangan optimistis terhadap masa depan logam kuning ini.

Dalam analisis terbarunya, Goldman Sachs memproyeksikan bahwa harga emas dunia memiliki potensi besar untuk melesat hingga menembus level US$ 4.900 per troy ons.

Angka ini merefleksikan keyakinan pasar terhadap daya tahan emas sebagai pelindung nilai (safe haven) di tengah berbagai tantangan makroekonomi.

Meskipun target jangka panjang berada di level yang sangat tinggi, perjalanan harga emas di tahun 2026 diperkirakan tidak akan bergerak lurus ke atas.

Goldman Sachs memetakan adanya potensi volatilitas yang perlu diwaspadai oleh para pelaku pasar di kota-kota besar Indonesia, mulai dari Jakarta hingga Surabaya, yang aktif melakukan transaksi emas di bursa maupun fisik.

Menurut Goldman Sachs, harga emas tetap memiliki potensi penurunan ke level US$ 4.200 per troy ons pada kuartal pertama tahun 2026.

Penurunan ini dipandang sebagai fase konsolidasi sebelum akhirnya diprediksi bakal naik lagi ke level saat ini di atas US$ 4.400 per ons pada kuartal kedua.

baca juga

Momentum penguatan akan semakin nyata memasuki paruh kedua tahun tersebut, di mana emas diperkirakan bakal mencapai rekor tertinggi baru sekitar US$ 4.630 pada kuartal ketiga 2026.

Analis Goldman Sachs menekankan bahwa pergerakan komoditas di tahun 2026 akan sangat dipengaruhi oleh persaingan kekuatan besar dunia dan inovasi teknologi.

Dalam laporan bertajuk "Prospek Komoditas 2026", faktor-faktor fundamental yang mendasari optimisme ini meliputi persaingan dagang, kebutuhan energi, dan kebijakan moneter Amerika Serikat.

“Persaingan kekuatan geopolitik AS-China dan AI serta gelombang pasokan energi global mendorong keyakinan utama kami,” tulis analis Goldman Sachs dalam laporan tersebut.

Konteks ini menunjukkan bahwa emas tidak lagi hanya dipandang sebagai alat tukar atau perhiasan, melainkan instrumen strategis untuk memitigasi risiko dari perang dagang dan disrupsi teknologi.

Goldman Sachs menambahkan bahwa indeks komoditas telah memberikan hasil yang memuaskan di tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 11:10 WIB

Anime Jaadugar Tayang Juli 2026, Angkat Peran Perempuan dalam Sejarah

Anime Jaadugar Tayang Juli 2026, Angkat Peran Perempuan dalam Sejarah

Your Say | Minggu, 28 Desember 2025 | 12:40 WIB

800 Polantas Bakal Dikerahkan Blokade Sudirman-Thamrin di Malam Tahun Baru 2026

800 Polantas Bakal Dikerahkan Blokade Sudirman-Thamrin di Malam Tahun Baru 2026

News | Sabtu, 27 Desember 2025 | 20:35 WIB

Terkini

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 09:27 WIB

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:50 WIB

×