Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

M Nurhadi

Senin, 29 Desember 2025 | 11:03 WIB
Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026
Ilustrasi IHSG [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Aktivitas penggalangan dana melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue diperkirakan akan semakin semarak pada tahun 2026.

Optimisme ini didorong oleh sejumlah faktor makroekonomi, mulai dari likuiditas pasar yang mulai melonggar hingga kebijakan fiskal pemerintah yang fokus pada pemulihan daya beli masyarakat.

Stimulus yang diberikan pemerintah diyakini mampu memacu korporasi untuk lebih agresif dalam melakukan ekspansi bisnis.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang tahun 2025 hingga tanggal 12 Desember, tercatat sebanyak 12 emiten telah merampungkan rights issue dengan total perolehan dana mencapai Rp17,5 triliun.

1. Saham INET (PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk)

INET tengah merencanakan aksi korporasi besar dengan target dana mencapai Rp3,2 triliun. Meski jadwal pastinya masih menunggu pernyataan efektif dari OJK, prospektus perusahaan telah memaparkan rencana penggunaan dana yang sangat ekspansif.

Sekitar Rp2,8 triliun akan dialokasikan untuk pengembangan jaringan Fiber to the Home (FTTH) berbasis teknologi Wi-Fi 7 melalui anak usahanya, Garuda Prima Internetindo.

Selain itu, dana segar ini juga akan mengalir ke proyek kabel laut dan perluasan jaringan internet di Pulau Jawa. INET berencana melepas 12,8 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham—sebuah angka yang mencerminkan diskon signifikan sekitar 70% dari harga pasar saat ini.

2. Saham CBRE (PT Cansici Bina Rejeki Tbk)

baca juga

Emiten di sektor jasa pertambangan ini telah mendapatkan mandat dari pemegang saham dalam RUPS pada 18 Desember 2025 untuk melaksanakan rights issue dalam jangka waktu 12 bulan ke depan. CBRE berencana menerbitkan 48 miliar lembar saham baru.

Fokus penggunaan dana CBRE cukup terdiversifikasi, meliputi pelunasan sebagian utang kepada pihak ketiga, penguatan modal kerja, hingga pengadaan armada operasional baru.

Menariknya, terdapat mekanisme konversi utang menjadi saham (debt-to-equity swap) senilai US$55 juta yang melibatkan beberapa kreditur strategis seperti Hilong Shipping dan PT Superkrane Mitra Utama Tbk.

3. Saham IRSX (PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk)

IRSX membidik pendanaan sebesar Rp3 triliun melalui penerbitan 12,3 miliar saham baru. Aksi korporasi ini semakin menarik minat investor karena menyertakan bonus waran sebagai insentif tambahan.

Dana yang terhimpun rencananya akan dialokasikan untuk belanja modal (capex) di sektor teknologi masa depan, seperti pengembangan konten short movie, AI commerce, hingga teknologi digital-twin.

Jika proses di OJK berjalan lancar, rights issue ini diperkirakan terlaksana pada periode Februari hingga Maret 2026.

4. Saham NINE (PT Techno9 Indonesia Tbk)

NINE berencana menggalang dana segar sekitar Rp80 miliar dengan menerbitkan maksimal 2,157 miliar saham baru. Langkah ini menjadi momentum penting karena bertepatan dengan masuknya Poh Group sebagai calon pengendali baru melalui Conditional Share Purchase Agreement (CSPA).

Dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja operasional dan pelunasan kewajiban jangka pendek. Kedepannya, Poh Group berencana melakukan transformasi bisnis dengan memasukkan aset pertambangan ke dalam portofolio NINE melalui mekanisme inbreng.

5. Saham TRON (PT Techno Indonesia Tbk)

Setelah mengantongi izin dari RUPS pada Juni 2025, TRON bersiap menerbitkan hingga 383,7 juta saham baru atau sekitar 11,5% dari modal disetor.

Target pendanaan berada di kisaran Rp130 miliar hingga Rp150 miliar. Tujuan utama dari aksi ini adalah memperkokoh struktur permodalan perusahaan guna mendukung kelancaran modal kerja di masa mendatang.

6. Saham RISE (PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk)

RISE telah mendapatkan restu untuk menerbitkan maksimal 1,33 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar.

Melalui aksi PMHMETD ini, perusahaan properti tersebut berencana mengakselerasi proyek-proyek strategis seperti kawasan industri di Banjarbaru, Resor Taman Dayu, serta pengembangan Tanrise City di Bandung dan Sidoarjo.

Strategi ini diharapkan mampu memperkuat recurring income atau pendapatan berulang perseroan secara berkelanjutan.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka Melesat Setelah Libur Panjang Natal, Cermati Saham-saham Ini

IHSG Dibuka Melesat Setelah Libur Panjang Natal, Cermati Saham-saham Ini

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 09:13 WIB

Seberapa Kaya V BTS? Masuk Daftar 100 Pemegang Saham Muda Terkaya di Korea

Seberapa Kaya V BTS? Masuk Daftar 100 Pemegang Saham Muda Terkaya di Korea

Lifestyle | Minggu, 28 Desember 2025 | 17:39 WIB

Saham-saham yang Cum Date 29 Desember, Siap Bagikan Dividen Jumbo

Saham-saham yang Cum Date 29 Desember, Siap Bagikan Dividen Jumbo

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 16:37 WIB

Terkini

Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan

Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:11 WIB

Marketplace Terapkan Pajak Otomatis Bagi Penjual Online, UMKM Ikut Kena?

Marketplace Terapkan Pajak Otomatis Bagi Penjual Online, UMKM Ikut Kena?

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:59 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:45 WIB

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:38 WIB

BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari

BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:19 WIB

Sambut ARTJOG 2026 di Yogyakarta, BRImo Hadirkan Kemudahan Pembelian Tiket: Diskon Sampai 15%

Sambut ARTJOG 2026 di Yogyakarta, BRImo Hadirkan Kemudahan Pembelian Tiket: Diskon Sampai 15%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:12 WIB

Tetap Berlaku Juli, Peresmian B50 Tunggu Jadwal Prabowo

Tetap Berlaku Juli, Peresmian B50 Tunggu Jadwal Prabowo

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mulai Hari Ini, Pedagang Online Wajib Punya NIB untuk Jualan di E-Commerce

Mulai Hari Ini, Pedagang Online Wajib Punya NIB untuk Jualan di E-Commerce

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:39 WIB

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:15 WIB

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:09 WIB

×