Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025

M Nurhadi

Kamis, 01 Januari 2026 | 12:24 WIB
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
BUMI
baca 10 detik
  • Investor strategis China, Chengdong Investment Corporation (CIC), melakukan divestasi besar-besaran saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Desember 2025.
  • Aksi jual tersebut mengurangi kepemilikan saham CIC di BUMI menjadi hanya sekitar 6 persen, setelah menjual 4,45 miliar lembar saham.
  • Kinerja saham BUMI menguat 215,52% sepanjang 2025 didorong akuisisi lahan dan restrukturisasi utang perusahaan.

Suara.com - Langkah divestasi besar-besaran kembali dilakukan oleh investor strategis asal China, Chengdong Investment Corporation (CIC), terhadap emiten batu bara raksasa, PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Di tengah performa saham BUMI yang sedang naik daun, anak usaha China Investment Corporation tersebut terpantau masif melepas kepemilikannya di pasar modal.

Berdasarkan data keterbukaan informasi, sepanjang periode Desember 2025 saja, Chengdong telah menjual sedikitnya 4,45 miliar lembar saham BUMI.

Aksi jual ini menyebabkan porsi kepemilikan saham mereka menyusut signifikan hingga tersisa sekitar 6 persen saja.

Penjualan saham oleh konglomerasi asal China ini dilakukan secara bertahap pada rentang harga Rp245 hingga Rp388 per saham.

Keputusan divestasi ini dinilai sangat strategis mengingat harga saham BUMI sepanjang bulan terakhir tahun 2025 sempat melesat hingga 50 persen.

Bahkan, emiten milik kongsi Bakrie dan Salim ini sempat menyentuh rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir di level Rp406 sebelum akhirnya mengalami koreksi tipis.

"Tujuan dari rangkaian transaksi ini murni untuk keperluan divestasi," ungkap manajemen Chengdong dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai pengingat, Chengdong menjadi pemegang saham signifikan BUMI sejak tahun 2022 melalui skema konversi utang menjadi saham (debt to equity swap).

baca juga

Sepanjang tahun 2025, total saham yang telah mereka lepas mencapai hampir 17 miliar lembar, turun drastis dari kepemilikan awal tahun yang berada di angka 10,56 persen.

Kinerja Saham BUMI: Tekanan Asing vs Fundamental Kuat

Pada penutupan perdagangan terakhir tahun 2025, saham BUMI bertengger di level Rp366.

Meski mengalami tekanan jual dari investor asing dengan catatan net sell mencapai Rp109,12 miliar dalam satu hari, secara tahunan (year-to-date), BUMI telah mencetak pertumbuhan fantastis sebesar 215,52%.

Lonjakan harga ini didorong oleh beberapa katalis positif, di antaranya:

Agresivitas perseroan dalam melakukan akuisisi lahan tambang baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total

Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 18:33 WIB

Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025

Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 18:09 WIB

Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025

Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 17:40 WIB

Terkini

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×