- Investor strategis China, Chengdong Investment Corporation (CIC), melakukan divestasi besar-besaran saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Desember 2025.
- Aksi jual tersebut mengurangi kepemilikan saham CIC di BUMI menjadi hanya sekitar 6 persen, setelah menjual 4,45 miliar lembar saham.
- Kinerja saham BUMI menguat 215,52% sepanjang 2025 didorong akuisisi lahan dan restrukturisasi utang perusahaan.
Proyeksi masuknya saham BUMI ke dalam indeks prestisius MSCI Global Standard.
Restrukturisasi utang yang semakin sehat.
Meski sedang dibayangi aksi profit taking oleh investor besar, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menilai tren pergerakan BUMI masih berada dalam zona bullish (menguat).
Saat ini, harga sedang mengalami fase pullback atau koreksi wajar dengan area support kuat di rentang 354-362.
Bagi investor di kota-kota besar yang ingin melakukan transaksi, berikut adalah rekomendasi strategi swing trade untuk saham BUMI:
Area Beli (Buy): Rp360 – Rp366
Target Harga 1: Rp376
Target Harga 2: Rp384
Batas Rugi (Stop Loss): Di bawah Rp350
Selama harga mampu bertahan di atas level support tersebut, potensi kenaikan menuju level resistansi berikutnya masih terbuka lebar di awal tahun 2026 ini.
Desclaimer: Redaksi hanya menyajikan informasi dan tidak mengajak pembaca untuk membeli instrumen investasi apapun.