Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 31 Desember 2025 | 17:40 WIB
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Ilustrasi. IHSG anjlok pada pembukaan perdagangan 1 September 2025, setelah demostrasi anarkis di sejumlah wilayah Indonesia pada pekan lalu. [Antara]
baca 10 detik
  • BEI himpun Rp18,11 triliun dari 26 IPO 2025; 8 emiten catat rapor merah.
  • Saham BRRC jadi yang terburuk dengan penurunan harga hingga 58,40%.
  • Sektor konsumer dan pelayaran mendominasi daftar saham paling boncos tahun ini.

Suara.com - Panggung Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2025 memang cukup semarak dengan kehadiran 26 emiten baru. Hajatan besar ini berhasil menghimpun dana publik yang fantastis, mencapai Rp18,11 triliun. Namun, di balik gegap gempita tersebut, tidak semua saham mampu memberikan senyum bagi para investornya.

Meski mayoritas pendatang baru (17 saham) mencatatkan penguatan harga, data menunjukkan terdapat 8 saham yang kinerjanya jeblok dan harus "parkir" jauh di bawah harga penawarannya perdana alias IPO.

Posisi puncak saham paling boncos atau yang mengalami penurunan terdalam ditempati oleh PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC). Saham yang memulai debutnya di harga Rp210 ini kini terpangkas signifikan hingga 58,40%, menyentuh level Rp109.

Tak hanya BRRC, tekanan jual yang masif juga menghantam emiten kesehatan PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH). Emiten ini mencatatkan penurunan sebesar 54,49%, menjadikannya salah satu saham yang paling menguras kantong investor tahun ini.

Berikut delapan saham IPO yang mengalami penurunan sejak IPO berdasarkan data pasar hingga Selasa (30/12/2025):

1. PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) turun 58,40%
2. PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) turun 33,96%
3. PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) turun 27,43%
4. PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) turun 54,49%%
5. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) turun 32,64%
6. PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) turun 39,63%
7. PT Hero Global Investment Tbk (HGII) turun 28,77%
8. PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJBH) turun 39,81%

Penurunan tajam pada saham-saham tersebut menjadi pengingat keras bagi para investor ritel bahwa status "saham baru" tidak menjamin keuntungan instan. Para analis pasar modal menilai fluktuasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari penetapan harga (valuation) yang dianggap terlalu mahal saat IPO, hingga realisasi kinerja keuangan yang belum mampu memenuhi ekspektasi pasar.

BEI terus menekankan agar perusahaan yang telah melantai tidak hanya fokus pada pencapaian IPO, tetapi juga menjaga tata kelola dan keberlangsungan usaha. Bagi investor, fenomena "boncos" ini menegaskan pentingnya analisis mendalam terhadap prospek emiten sebelum memutuskan untuk "berburu" saham perdana.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Refleksi Akhir Tahun: IHSG Meroket 22% Sepanjang 2025, Pasar Menanti Prabowo di Pembukaan BEI 2026

Refleksi Akhir Tahun: IHSG Meroket 22% Sepanjang 2025, Pasar Menanti Prabowo di Pembukaan BEI 2026

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:44 WIB

Proyeksi Harga TOBA di Tengah Aksi Buyback 790 Juta Lembar Saham

Proyeksi Harga TOBA di Tengah Aksi Buyback 790 Juta Lembar Saham

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 13:59 WIB

Target Harga CDIA Tahun 2026, Katalis Sahamnya Sudah Muncul di Penghujung 2025

Target Harga CDIA Tahun 2026, Katalis Sahamnya Sudah Muncul di Penghujung 2025

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 13:47 WIB

Terkini

BSU Rp900 Ribu 2026 untuk Pekerja Kapan Cair? Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

BSU Rp900 Ribu 2026 untuk Pekerja Kapan Cair? Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Dari Loper Koran hingga Doktor, Cerita Arief Tuntaskan Disertasi Sambil Jaga Ibu di Rumah Sakit

Dari Loper Koran hingga Doktor, Cerita Arief Tuntaskan Disertasi Sambil Jaga Ibu di Rumah Sakit

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Air Rumah Keruh? Ini 4 Cara Ampuh Bikin Jernih Lagi

Air Rumah Keruh? Ini 4 Cara Ampuh Bikin Jernih Lagi

Sumut | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:34 WIB

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:29 WIB

×