Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!

M Nurhadi

Minggu, 11 Januari 2026 | 12:54 WIB
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
BUMI
baca 10 detik
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi paling banyak dilepas investor global dengan *net sell* Rp1,58 triliun selama minggu pertama Januari 2026.
  • UBS AG London menjual 289,6 juta lembar saham BUMI pada 6 Januari 2026 untuk lindung nilai transaksi derivatif.
  • Jumlah pemegang saham ritel domestik BUMI melonjak drastis mencapai 361.728 pihak per akhir Desember 2025.

Suara.com - Kinerja saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih menjadi salah satu yang disorot awal 2026.

Berdasarkan rangkuman data perdagangan periode 5 hingga 9 Januari 2026, emiten pertambangan batu bara raksasa milik kolaborasi Grup Bakrie dan Grup Salim ini mencatatkan diri sebagai saham yang paling banyak dilepas oleh investor global.

Sepanjang pekan pertama Januari tersebut, nilai jual bersih (net sell) investor asing pada saham berkode BUMI mencapai angka fantastis, yakni Rp1,58 triliun di pasar reguler.

Tekanan jual pada BUMI melampaui saham-saham blue chip lainnya seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mencatat net sell Rp1,15 triliun dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) senilai Rp413,9 miliar.

Meski diterpa aksi jual asing yang masif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Jumat (9/1/2026) tetap mampu bertahan di zona hijau, menguat 0,13% ke level 8.936,7.

Nilai transaksi harian bursa pun tergolong sangat likuid dengan total mencapai Rp27,3 triliun.

Salah satu faktor pendorong derasnya aliran modal asing yang keluar dari saham BUMI berasal dari transaksi yang dilakukan oleh institusi finansial global, UBS AG London.

Dalam laporan keterbukaan informasi di BEI, UBS AG diketahui melepas 289,6 juta lembar saham BUMI pada 6 Januari 2026 dengan harga rata-rata Rp462 per saham. Melalui transaksi tersebut, UBS AG berhasil meraup dana segar sekitar Rp133,8 miliar.

Pihak UBS AG menjelaskan bahwa langkah divestasi tersebut bukan tanpa alasan fundamental. "UBS menjual saham untuk lindung nilai terhadap aktivitas perdagangan derivatif," tulis manajemen dalam keterangan resminya.

baca juga

Transaksi ini menyebabkan porsi kepemilikan UBS AG di BUMI menyusut tipis dari 6,04% menjadi 5,96%.

Sebelumnya, pada 5 Januari 2026, institusi ini juga sempat melakukan transaksi rebalancing dengan membeli sekaligus menjual saham BUMI dalam volume besar guna menyesuaikan posisi akun Omnibus mereka terhadap fluktuasi instrumen derivatif.

Anomali Pasar: Jumlah Investor Ritel Meroket 70%

Fenomena menarik terjadi di balik aksi lepas saham oleh investor asing dan institusi besar. Berdasarkan laporan registrasi pemegang saham per 30 Desember 2025, jumlah pemilik saham BUMI justru mengalami lonjakan luar biasa.

Harga saham BUMI per 11 Januari 2026 [Stockbit]
Harga saham BUMI per 11 Januari 2026 [Stockbit]

Hanya dalam waktu satu bulan (Desember 2025), jumlah pemegang saham BUMI bertambah sebanyak 148.255 pihak.

Total investor BUMI kini menembus angka 362.993 pihak, melesat jauh dibandingkan posisi akhir November yang hanya sebesar 214.738 pihak.

Menariknya, dari total pemilik saham tersebut, sebanyak 361.728 merupakan investor perorangan atau ritel domestik. Meski jumlah kepala sangat banyak, porsi kepemilikan ritel nasional ini hanya mencakup 15,93% dari total saham yang beredar.

Saat ini, struktur kendali BUMI masih dipegang secara dominan oleh:

  • Mach Energy (Hongkong) Limited: Menguasai 45,78% saham.
  • Treasure Global Investments Limited: Memegang 8,07% saham.
  • Kepemilikan CIC: Melalui Chengdong Investment Corporation terpantau menyusut menjadi 5,76%.

Analisis Teknikal: Peluang 'Buy on Weakness'

Pada penutupan perdagangan Jumat (9/1/2025), harga saham BUMI bertengger di level Rp462, menguat tipis 0,43% secara harian.

Jika ditarik dalam rentang satu pekan, performa harga BUMI sebenarnya masih cukup impresif dengan kenaikan kumulatif sebesar 10%.

MNC Sekuritas dalam ulasan terbarunya menyebutkan adanya tekanan jual yang menyertai penguatan BUMI pada akhir pekan lalu.

Secara teknikal, saham ini diprediksi masih berpotensi mengalami koreksi minor ke area Rp450 hingga Rp456. Kondisi ini dinilai sebagai peluang bagi investor untuk melakukan strategi buy on weakness.

"Saham BUMI berpeluang melakukan rebound kembali dengan target harga pertama di level 486 dan target kedua mencapai 510. Namun, investor disarankan melakukan stoploss jika harga menembus ke bawah 442," tulis analis MNC Sekuritas.

DISCLAIMER: Investasi pada aset saham, khususnya saham komoditas seperti BUMI, memiliki volatilitas dan risiko kerugian modal yang sangat tinggi. Artikel ini disusun untuk tujuan informatif dan tidak mencerminkan saran investasi, ajakan beli, atau rekomendasi trading. Setiap keputusan finansial sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi investor. Lakukan analisis mandiri (DYOR) atau konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil langkah di pasar modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari

Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari

Entertainment | Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:40 WIB

Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda

Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda

Lifestyle | Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:46 WIB

Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi

Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi

Your Say | Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×