Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 13:43 WIB
Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000
Ilustrasi bitcoin, salah satu mata uang kripto. (Pixabay)
  • Pada 5 Februari 2026, harga Bitcoin mengalami koreksi signifikan, diperdagangkan di sekitar US$ 70.955, jauh di bawah puncak Oktober lalu.
  • Michael Burry memproyeksikan likuidasi besar dan dampak domino jika Bitcoin turun ke US$ 50.000, mengkritik status aset pelindung nilainya.
  • Koreksi pasar ini telah merugikan perusahaan pemegang BTC besar seperti Strategy, seiring analis melihat pergeseran ke strategi jual pendek.

Suara.com - Bitcoin terus mengalami koreksi sejak awal Februari 2026. Pada hari ini, Kamis (5/2/2026) harga Bitcoin (BTC) terpantau diperdagangkan di kisaran US$ 70.955, bahkan sempat menyentuh level US$ 70.417 pada pukul 13.30 WIB.

Penurunan ini mencerminkan pelemahan lebih dari 3% dalam kurun waktu 24 jam terakhir, memicu kekhawatiran akan terjadinya koreksi yang lebih dalam.

Sejumlah analis dan investor kawakan mulai menyuarakan peringatan dini. Bitcoin yang sempat mencapai level US$ 73.000 pada Selasa lalu kini tercatat telah menyusut sekitar 40% dari titik tertingginya yang sempat melampaui US$ 126.000 pada Oktober tahun lalu.

Investor legendaris yang dikenal melalui prediksi "Big Short", Michael Burry, memberikan peringatan keras melalui unggahan terbarunya di Substack.

Burry memproyeksikan adanya likuidasi besar-besaran pada logam mulia mencapai US$ 1 miliar di akhir Januari sebagai dampak dari upaya investor institusi menutupi kerugian di pasar kripto.

Burry berargumen bahwa Bitcoin gagal membuktikan perannya sebagai aset pelindung nilai (safe haven) atau alternatif emas digital.

"Tidak ada landasan penggunaan organik yang kuat untuk menahan laju penurunan harga Bitcoin saat ini," tulisnya.

Lebih lanjut, ia memperingatkan efek domino jika BTC merosot ke level US$ 50.000:

  • Kebangkrutan Penambang: Perusahaan mining skala besar terancam tidak mampu menutupi biaya operasional.
  • Kejatuhan Aset Terkenalisasi: Pasar futures logam yang ditokenisasi berisiko kehilangan pembeli dan terjebak dalam masalah likuiditas yang parah.

Koreksi pasar ini mulai berdampak nyata pada neraca keuangan perusahaan publik yang mengoleksi Bitcoin dalam jumlah besar.

Strategy, perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor, kini berada dalam posisi merugi setelah harga pasar jatuh di bawah harga beli rata-rata mereka di kisaran US$ 76.000.

Laporan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut menanggung kerugian luar biasa mencapai US$ 17,44 miliar pada kuartal keempat saja.

Kapitalisasi pasar perusahaan pun anjlok drastis dari US$ 128 miliar pada Juli menjadi hanya US$ 40 miliar, atau terpangkas hingga 61% sejak puncak harga Bitcoin tahun lalu.

Senada dengan Burry, analis dari CXR Engineering, Hiroyuki Kato, menilai pasar kripto telah memasuki tren penurunan jangka panjang. Kato menyoroti bahwa strategi pasar kini telah berubah dari "buy the dip" menjadi "short selling" masif.

Kondisi teknikal yang mengkhawatirkan meliputi:

Pola Grafik: Pada grafik mingguan, BTC membentuk pola head and shoulders yang mendekati garis leher (neckline). Jika

level ini ditembus, pemulihan jangka pendek akan sangat sulit secara struktur.

Efek Altcoin: Pelemahan Ethereum (ETH) di bawah level psikologis US$ 2.600 telah mempercepat kejatuhan aset kripto lainnya. Mayoritas altcoin bahkan telah anjlok antara 20% hingga 40% sejak pertemuan FOMC pada Januari lalu.

Kato menyarankan investor untuk beralih ke mode risk-off dan tetap waspada, mengingat volatilitas di pasar kripto sering kali menjadi indikator awal sebelum guncangan melanda pasar saham yang lebih luas.

Sepanjang sejarahnya sejak 2010, Bitcoin memang dikenal dengan siklus kenaikan dan kejatuhan yang ekstrem.

Titik terendah dalam sejarah mencatat harga US$ 2 pada Oktober 2011, dan koreksi parah juga pernah terjadi pada 2018 di mana harga jatuh ke US$ 3.350.

Namun, perlu dicatat bahwa istilah "harga terendah" dalam konteks ini mengacu pada siklus pasar tertentu, bukan nilai absolut sepanjang masa.


DISCLAIMER: Perdagangan aset kripto memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan kerugian modal secara instan. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau ajakan untuk menjual/membeli aset. Investor diharapkan melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil keputusan di pasar kripto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epstein Files Ungkap Investasi Bitcoin Jefrey Sejak Belasan Tahun Lalu, Elite Global Visioner?

Epstein Files Ungkap Investasi Bitcoin Jefrey Sejak Belasan Tahun Lalu, Elite Global Visioner?

Tekno | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:43 WIB

Withdrawal Binance Mendadak Error, Apa Penyebabnya?

Withdrawal Binance Mendadak Error, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 06:52 WIB

Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?

Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:02 WIB

FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar

FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 15:51 WIB

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:54 WIB

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB