Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB
Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas
Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Pasar kripto menunjukkan pemulihan pada Selasa (27/1/2026), di mana Bitcoin bergerak mendekati US$ 88.700 setelah sempat turun.
  • Bitcoin menghadapi resistensi teknis signifikan di rentang US$ 90.168 hingga US$ 90.591 untuk melanjutkan tren positif.
  • Risiko penurunan harga terkonfirmasi jika Bitcoin ditutup di bawah support kritis US$ 85.900, berpotensi koreksi ke US$ 78.000.

Suara.com - Setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan, pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada perdagangan Selasa (27/1/2026).

Bitcoin (BTC), sebagai aset digital nomor satu di dunia, terpantau melakukan rebound dan kini bergerak di kisaran harga US$ 88.700.

Pergerakan positif ini terjadi setelah pada akhir pekan lalu, tepatnya 25 Januari 2026, harga Bitcoin sempat merosot hingga menyentuh area US$ 86.100.

Berdasarkan pemantauan terkini, aset ini diperdagangkan di sekitar level USD 88.415, atau setara dengan nilai fantastis Rp 1.485.806.410.

Meskipun menunjukkan pemulihan, perjalanan Bitcoin untuk kembali ke tren bullish yang kuat masih dihadapi tantangan besar.

Berdasarkan data cost-basis, para analis menyoroti adanya hambatan atau resistensi teknis yang cukup tebal pada rentang harga US$ 90.168 hingga US$ 90.591.

Level US$ 90.550 menjadi titik paling krusial yang harus ditaklukkan oleh Bitcoin dalam waktu dekat.

Jika BTC mampu melampaui angka tersebut, langkah selanjutnya adalah menguji level US$ 91.210. Keberhasilan melewati zona ini akan secara signifikan melemahkan potensi pergerakan bearish (penurunan) jangka pendek.

Namun, investor perlu mencatat bahwa struktur pasar secara keseluruhan baru akan kembali ke posisi netral jika Bitcoin mampu merebut kembali level US$ 97.930.

Baca Juga: Harga Emas Naik Lagi, Hari Ini di Pegadaian Sudah Tembus Level Rp3 Juta

Selama harga masih berada di bawah angka tersebut, pola pergerakan saat ini dinilai masih cukup rentan terhadap fluktuasi mendadak.

Di balik optimisme pemulihan ini, risiko penurunan harga masih membayangi. Melansir laporan dari Beincrypto, pasar perlu mencermati batas bawah atau support kritis di angka US$ 85.900 hingga US$ 86.100.

Apabila terjadi penutupan harga harian secara jelas di bawah zona tersebut, maka hal itu akan menjadi sinyal konfirmasi breakdown (patahan tren naik).

Skenario terburuknya, harga Bitcoin berpotensi mengalami koreksi lanjutan sekitar 10% yang bisa menyeret nilainya kembali ke area US$ 78.000.

Angka ini merupakan proyeksi maksimal dari pola pelemahan yang saat ini sedang terbentuk di pasar.

Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap memperhatikan volume transaksi dan rilis data ekonomi makro yang mungkin memengaruhi sentimen investor dalam beberapa hari ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI