Ekonomi RI Tembus 5,39 Persen, Wamenkeu Juda Agung: Saya Belum Puas!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:31 WIB
Ekonomi RI Tembus 5,39 Persen, Wamenkeu Juda Agung: Saya Belum Puas!
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Ekonomi RI kuartal IV-2025 tumbuh 5,39%, tertinggi sejak masa pandemi COVID-19.
  • Wamenkeu Juda Agung sebut pertumbuhan RI ungguli China dan jadi salah satu yang tertinggi di G20.
  • Sektor riil menguat, lapangan kerja bertambah 1,4 juta orang hanya dalam satu kuartal.

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memberikan catatan khusus terhadap rapor pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39 persen. Meski mencetak rekor tertinggi sejak era pandemi, Juda mengaku hasil tersebut sebenarnya masih di bawah potensi maksimal Indonesia.

"Kalau pertanyaan puas atau tidak, tentu saja bisa puas atau belum puas. Tetapi kita perlu syukuri karena kalau kita lihat, pertama belum puasnya karena dia masih di bawah potensialnya," ujar Juda saat ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Walau ada catatan "belum puas", Juda menegaskan angka 5,39 persen adalah pencapaian signifikan. Sejak momentum rebound dari pandemi COVID-19 pada 2022, pertumbuhan ekonomi nasional cenderung tertahan di level 5 persen. Kenaikan ke angka 5,39 persen ini dianggap sebagai achievement besar.

Juda kemudian membandingkan performa Indonesia dengan raksasa ekonomi dunia lainnya. Di saat banyak negara mengalami perlambatan, posisi Indonesia justru menguat di jajaran elit G20.

"China misalnya, sekarang ini pertumbuhannya di kuartal IV sekitar 4,5 persen. Indonesia di 5,4 persen lah kalau dibulatkan. Dibandingkan negara G20 yang lain, kita salah satu yang paling tinggi pertumbuhannya," urainya.

Momentum positif ini tidak hanya terlihat dari angka makro, tetapi juga berdampak langsung pada sektor riil. Juda menyoroti data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang menunjukkan lonjakan penyerapan tenaga kerja yang luar biasa pada periode Agustus-November.

Biasanya, dalam satu tahun penambahan tenaga kerja hanya berkisar di angka 3 juta orang. Namun, pada kuartal IV-2025 saja, penciptaan lapangan kerja baru sudah mencapai 1,37 juta hingga 1,4 juta orang.

"Ini artinya pertumbuhan ekonomi ini mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih baik di triwulan IV. Inilah momentum yang harus kita dorong di kuartal I-2026 ini. Kita harapkan lebih baik lagi dibandingkan kuartal IV-2025," pungkas Juda.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thomas Djiwandono: Agen Prabowo yang Bakal Robohkan 'Tembok Berlin' Fiskal-Moneter?

Thomas Djiwandono: Agen Prabowo yang Bakal Robohkan 'Tembok Berlin' Fiskal-Moneter?

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:07 WIB

BCA Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bakal Meroket di 2026

BCA Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bakal Meroket di 2026

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:26 WIB

Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo

Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:16 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×