Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan

Dicky Prastya

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:53 WIB
Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono sempat menjadi sorotan netizen. (Foto dok. KKP/ Ist)
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya menyatakan anggaran pembuatan kapal KKP belum dikucurkan, berbeda dengan klaim sebelumnya di acara Kadin.
  • Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menegaskan dana kapal berasal dari pinjaman luar negeri Inggris yang belum cair.
  • Perselisihan ini timbul karena perbedaan data mengenai status alokasi dan pencairan dana pengadaan kapal KKP.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau anggaran pembuatan kapal untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum dikucurkan.

Pernyataan Menkeu Purbaya merespons Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono yang menyebut dana pembuatan kapal dalam negeri berasal dari pinjaman Pemerintah Inggris atau UK.

Menurutnya, alokasi anggaran kapal akan tetap berasal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Memang belum,” kata Purbaya sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (12/2/2026). 

Ia memaparkan kalau Kemenkeu sudah melakukan pengecekan lebih lanjut secara internal soal rencana pembangunan kapal dalam negeri.

Purbaya menegaskan kalau pembangunan kapal pada dasarnya bisa dilakukan tanpa menunggu adanya pencairan dana. Dengan demikian kapal bisa dipesan selagi rencananya matang.

"Gini, kalau anda punya rencana buat kapal sekian ribu, masa nunggu sampai ada dananya dulu. Kan sudah ada rencana di depannya kan. Saya minta itu. Itu saja belum kelihatan gerakan di depannya," papar dia.

Purbaya menambahkan, komunikasi dengan Trenggono tidak menjadi persoalan. Ia menyebut hubungan keduanya berjalan baik sehingga koordinasi dinilai dapat dilakukan dengan mudah.

"Ah gampang. Pak Menteri kan sahabat saya juga, gampang," jelasnya.

baca juga

Diketahui konflik Purbaya dan Trenggono bermula pada Selasa, 10 Februari 2026. Kala itu Menkeu Purbaya menghadiri acara Revitalisasi Galangan Kapal yang diadakan Kadin Indonesia di Jakarta.

Purbaya mengaku heran karena para pengusaha galangan kapal mengeluh belum menerima pesanan (order) dari KKP, padahal ia mengklaim anggaran untuk pengadaan kapal sudah dikucurkan oleh Kementerian Keuangan.

“Uangnya gue keluarin. Ini mungkin kalian kurang aktif atau gimana nih? Kenapa KKP belum ada order ke sana?" ujar Purbaya dalam acara tersebut.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono tidak tinggal diam. Ia mengunggah tangkapan layar berita pernyataan Purbaya di akun Instagram pribadinya (@swtrenggono) dengan kalimat yang cukup tajam dan menantang pada Selasa (10/2/2026).

"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana pembangunan kapal itu bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tulis Trenggono dalam keterangannya.

Inti perselisihan tersebut terletak pada perbedaan data mengenai status anggaran.

Menurut Purbaya, dana sudah dialokasikan atau “keluar” sehingga seharusnya proses pemesanan kapal ke industri lokal sudah berjalan.

Sedangkan menurut Trenggono, proyek pembangunan sekitar 1.500 kapal itu didanai melalui skema pinjaman luar negeri (Credit Export) dari pemerintah Inggris (UK) dan dananya memang belum cair atau masuk ke KKP untuk dibelanjakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP

Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:37 WIB

Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!

Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 21:31 WIB

Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar

Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:04 WIB

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:54 WIB

Kemenhub Larang 13 Kapal Modifikasi untuk Angkut Penumpang Saat Mudik

Kemenhub Larang 13 Kapal Modifikasi untuk Angkut Penumpang Saat Mudik

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:32 WIB

Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris

Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:12 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×