Cuan Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun, Kadin Optimistis Ekonomi RI Melesat 5,5 Persen

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 17 Februari 2026 | 12:36 WIB
Cuan Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun, Kadin Optimistis Ekonomi RI Melesat 5,5 Persen
Umat Konghucu beribadah malam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Wihara Boen San Bio, Kota Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Perputaran uang libur Imlek 2026 diproyeksi tembus Rp9 triliun.
  • Mobilitas jutaan warga picu kenaikan penumpang pesawat, KA, dan Whoosh.
  • Kadin optimistis target pertumbuhan ekonomi 5,5% di Kuartal I tercapai.

Suara.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 bukan sekadar ritual budaya, melainkan motor penggerak ekonomi nasional yang masif. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan perputaran uang selama libur panjang Imlek tahun ini bakal menyentuh angka fantastis, yakni lebih dari Rp9 triliun.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang mengungkapkan bahwa angka ini didorong oleh mobilitas masyarakat yang melonjak tajam, baik melalui jalur udara, laut, maupun darat.

"Perkiraan atau potensi perputaran uang selama perayaan dan libur Imlek tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp9 triliun lebih," ujar Sarman dalam keterangan resminya, Selasa (17/2/2026).

Data Kadin menunjukkan pergerakan manusia di berbagai moda transportasi meningkat signifikan dimana jalur udara mengangkut sebanyak 1.744.820 orang melalui Bandara Internasional Soekarno–Hatta, penumpang kereta api konvensional mencapai hampir 1 juta orang, Kereta Cepat Whoosh mencatat lonjakan 25 persen atau sekitar 25 ribu penumpang dan kendaraan pribadi sekitar 1,6 juta kendaraan bergerak, dengan 831.000 meninggalkan Jabodetabek dan sisanya masuk ke area ibu kota.

Potensi jumbo ini dihitung berdasarkan basis masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia yang mencapai 11,25 juta orang, di mana tradisi mudik dan belanja menjadi pemicu utama konsumsi.

Kadin meyakini konsumsi rumah tangga selama Imlek akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di awal tahun. Sarman optimistis momentum ini akan mengawal pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 di angka 5,5 persen.

"Target kuartal I sebesar 5,5 persen ini menjadi modal besar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2026 di kisaran 5,4-5,6 persen," imbuhnya.

Optimisme ini kian menebal mengingat setelah Imlek, Indonesia akan memasuki masa Ramadan dan Idul Fitri. Sebagaimana diketahui, momen Lebaran merupakan puncak perputaran uang dan konsumsi rumah tangga terbesar di Tanah Air.

Dengan estafet momentum konsumsi ini, lantai ekonomi nasional diharapkan terus memanas sepanjang semester pertama 2026.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Intip 3 Spot Foto Imlek Tercantik di PIK: Ada Naga Terpanjang se-Indonesia!

Viral, Intip 3 Spot Foto Imlek Tercantik di PIK: Ada Naga Terpanjang se-Indonesia!

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:30 WIB

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta 17 Februari 2026 Edisi Imlek, Shell V-Power Langka

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta 17 Februari 2026 Edisi Imlek, Shell V-Power Langka

Otomotif | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:19 WIB

Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See

Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:58 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×