Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 17 Februari 2026 | 11:58 WIB
Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See
Ilustrasi pasar saham (freepik)
baca 10 detik
  • Mayoritas bursa Asia tutup memperingati libur Tahun Baru Imlek 2026.
  • Indeks Nikkei Jepang turun 0,57% akibat ketidakpastian kebijakan moneter PM Takaichi.
  • Bursa Australia (ASX 200) dan India menguat tipis di tengah pasar yang fluktuatif.

Suara.com - Mayoritas pasar modal di kawasan Asia terpantau sepi peminat pada perdagangan Selasa (17/2/2026). Minimnya volume transaksi ini terjadi seiring tutupnya sejumlah bursa utama di Asia untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577, termasuk Indonesia.

Mengutip data Bloomberg, aktivitas perdagangan di China Daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, hingga Korea Selatan berhenti sementara. Praktis, hanya bursa Jepang, Australia, dan India yang masih mengibarkan bendera perdagangan di hari pertama memasuki Shio Kuda Api ini.

Di tengah suasana libur panjang, indeks Nikkei 225 Jepang justru tampil kurang bergairah. Indeks acuan Negeri Sakura tersebut merosot 317,65 poin atau 0,57 persen ke level 56.477,65.

Aksi jual ini dipicu oleh sikap hati-hati (wait and see) para investor pasca pertemuan rutin antara Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pasalnya, dalam pertemuan tersebut, PM Takaichi dilaporkan tidak mengajukan permintaan khusus terkait arah kebijakan moneter.

Kondisi ini membuat para ekonom berspekulasi. Pasar kini tengah menakar apakah pemerintahan Takaichi akan menekan BOJ untuk memperlambat kenaikan suku bunga demi menjaga pertumbuhan, atau justru mendorong langkah agresif demi menyelamatkan nilai tukar Yen.

Berbanding terbalik dengan Jepang, bursa Australia justru tampil perkasa. Indeks ASX 200 berhasil menguat 53,71 poin atau 0,60 persen ke level 8.990,80. Setali tiga uang, pasar modal India juga merangkak naik tipis 0,03 persen ke posisi 8.330,4.

Meskipun bergerak fluktuatif di awal tahun baru lunar, pergerakan pasar hari ini cenderung terbatas mengingat absennya likuiditas dari raksasa ekonomi Asia seperti China dan Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Film Imlek, Cocok Ditonton Bareng Keluarga

Rekomendasi Film Imlek, Cocok Ditonton Bareng Keluarga

Entertainment | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:27 WIB

5 Spot ala Tiongkok di Jakarta untuk Liburan Imlek

5 Spot ala Tiongkok di Jakarta untuk Liburan Imlek

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:36 WIB

Tradisi Unik Imlek yang Cuma Ada di Indonesia!

Tradisi Unik Imlek yang Cuma Ada di Indonesia!

Video | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:00 WIB

Terkini

CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis

CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:34 WIB

Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS

Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:39 WIB

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:31 WIB

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:48 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:35 WIB

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:31 WIB

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:28 WIB

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:21 WIB

×