Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:10 WIB
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?
Ilustrasi. Polemik mengenai besarnya biaya operasional Sidang Isbat kembali mencuat ke publik setiap tahunnya menjelang penetapan awal Ramadan. Foto Kemenag.
baca 10 detik
  • Kemenag tegaskan biaya Sidang Isbat bukan miliaran, melainkan ratusan juta.
  • Anggaran per satu kali sidang diprediksi hanya berkisar Rp140 juta-Rp160 juta.
  • Dana digunakan demi kepastian ibadah dan operasional publik yang lebih luas.

Suara.com - Polemik mengenai besarnya biaya operasional Sidang Isbat kembali mencuat ke publik setiap tahunnya menjelang penetapan awal Ramadan.

Banyak pihak mempertanyakan berapa sebenarnya dana yang dikucurkan negara hanya untuk menetapkan tanggal di kalender. Seperti halnya yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) pada hari ini Selasa (17/2/2026) di Hotel Borbudur, Jakarta.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad pernah menjelaskan bahwa biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran sidang isbat berkisar antara Rp140 juta sampai Rp160 juta.

Dana tersebut dialokasikan untuk membiayai transportasi dan konsumsi ratusan undangan yang terdiri dari ormas Islam, pakar astronomi, perwakilan negara sahabat, hingga petugas di titik-titik rukyatul hilal seluruh Indonesia.

Pemerintah berdalih, anggaran ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan ibadah bagi mayoritas penduduk Indonesia. Mengingat implikasinya yang luas mulai dari operasional perbankan hingga penetapan hari libur nasional ongkos ratusan juta dianggap sebagai investasi kecil untuk stabilitas sosial-ekonomi nasional.

Meski teknologi aplikasi astronomi sudah sangat presisi, Kemenag tetap mempertahankan tradisi ini sebagai sarana edukasi dan pemersatu umat. Jadi, meski 'melihat bulan' terlihat sederhana, ada mekanisme birokrasi dan biaya operasional yang harus dibayar demi sebuah kata "sepakat".

Disisi lain kata Abu Rokhmad sidang isbat merupakan wujud kehadiran negara dalam memfasilitasi kebutuhan keagamaan masyarakat dengan mengedepankan prinsip kemaslahatan umat.

"Sidang Isbat adalah bentuk kehadiran negara untuk memfasilitasi umat beragama dalam menjalankan ajaran agama yang berimplikasi pada kehidupan publik," ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Jumat (13/2/2026) melansir Antara.

"Kepastian ibadah ini menjadi penting, karena berdampak pada operasional perkantoran, layanan masyarakat, hingga perbankan dan kepentingan publik lainnya," sambung dia.

baca juga

Abu Rokhmad mengatakan Sidang Isbat juga menjadi sarana edukasi publik bahwa penentuan bulan kamariah harus dilakukan secara hati-hati, karena berkaitan dengan pemanfaatan ruang publik yang menuntut ketertiban dan keteraturan.

"Pemerintah berikhtiar mengintegrasikan metode hisab dan rukyat dalam penentuan posisi hilal awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah secara cermat. Sidang Isbat menjadi wadah ilmiah dan musyawarah mufakat dalam penentuan awal bulan tersebut," papar dia.

Abu Rokhmad menyebut, sidang isbat tidak dimaksudkan untuk mempertajam perbedaan, melainkan sebagai sarana edukasi atau tarbiyah bagi masyarakat terkait metode penentuan awal bulan kamariah.

"Saat ini perbincangan mengenai perbedaan awal Ramadhan kembali hangat. Kita sering menemukan dikotomi antara metode hisab dan rukyat. Kemenag ingin mengedukasi masyarakat, bukan mempertajam perbedaan. Pemerintah ingin memberi pemahaman bahwa perbedaan metode memiliki implikasi yang kompleks," terang dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Resmi Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H, Awal Puasa Segera Diumumkan!

Link Resmi Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H, Awal Puasa Segera Diumumkan!

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:33 WIB

Berapa Selisih Harga Baru dan Harga Seken Mitsubishi XForce?

Berapa Selisih Harga Baru dan Harga Seken Mitsubishi XForce?

Otomotif | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:05 WIB

LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026

LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026

Video | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:08 WIB

Terkini

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:41 WIB

×