Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Daging Ayam Naik Jelang Ramadan, Ini Alasan Mendag

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 18 Februari 2026 | 18:08 WIB
Harga Daging Ayam Naik Jelang Ramadan, Ini Alasan Mendag
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan tentang harga daging ayam yang naik jelang Ramadan 2026. [Antara]
baca 10 detik
  • Mendag Budi Santoso merespons harga ayam ras mencapai Rp45.000/kg menjelang Ramadan di beberapa pasar.
  • Data nasional menunjukkan harga rata-rata ayam ras stabil di kisaran Rp40.259 per kilogram berdasarkan pemantauan SP2KP.
  • Pemerintah akan memeriksa pasar yang menjual ayam jauh di atas harga acuan untuk menjaga stabilitas distribusi.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan merespons keluhan harga daging ayam ras di sejumlah pasar yang menembus Rp45.000 per kilogram menjelang Ramadan. Ia mengakui lonjakan harga itu memang terjadi di sejumlah pasar.

Namun, Busan menilai hal tersebut tak mencerminkan kondisi nasional, karena berdasarkan data pemerintah harga rata-rata masih berada di kisaran Rp40 ribuan.

Busan mengatakan, pihaknya terus memantau harga pangan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Dari data yang ia cek, harga ayam ras secara nasional masih terkendali meski di beberapa lokasi tercatat lebih mahal.

"Daging ayam tadi saya cek ya, rata-rata nasional ya. Harga daging ayam ras rata-rata nasional Rp40.259 ini. Ayam ras Rp40.259, rata-rata nasional," ujar Busan di Kantor Kemendag, Rabu (18/2/2026).

Ia menilai munculnya harga Rp45.000 di sejumlah pasar tidak bisa langsung dianggap sebagai kondisi umum. Menurutnya, perbedaan harga antarwilayah merupakan hal yang wajar karena faktor distribusi maupun dinamika permintaan lokal.

"Artinya memang ada yang Rp45.000, ada juga pasti di bawah Rp40.000," ungkapnya.

Busan menyatakan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap pasar yang menjual ayam jauh di atas harga acuan. Ia menyebut pasar-pasar dengan harga tinggi tetap akan diperiksa untuk mencari penyebabnya.

Ia menjelaskan, kenaikan di satu wilayah bisa dipicu pasokan yang terganggu atau lonjakan permintaan mendadak. Karena itu, kementeriannya akan memastikan distribusi berjalan baik agar harga kembali sesuai acuan.

"Ya, tapi begini, yang harga mahal tadi Rp45.000 ya tetap kita cek. Kita cek terus, kenapa dia mahal? Mungkin pasokannya kurang atau memang pasar itu tiba-tiba kebutuhannya meningkat," jelasnya.

baca juga

Ia memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga hingga pemerintah daerah terus dilakukan untuk menghindari lonjakan yang tidak wajar.

"Ya kita pastikan jangan sampai mahal. Jadi semua kita usahakan sesuai harga acuan atau harga eceran tertinggi," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Ramadan, Ini Skema Jam Kerja Baru ASN DKI

Selama Ramadan, Ini Skema Jam Kerja Baru ASN DKI

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:35 WIB

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:15 WIB

Pedagang Takjil Tetap Boleh Jualan di Trotoar Jakarta Selama Ramadan, Satpol PP: Kami Tata

Pedagang Takjil Tetap Boleh Jualan di Trotoar Jakarta Selama Ramadan, Satpol PP: Kami Tata

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:52 WIB

Suara.com Gelar Takjil Gratis on Friday, Hadirkan Suara Kebaikan & Kebersamaan di Bulan Ramadan

Suara.com Gelar Takjil Gratis on Friday, Hadirkan Suara Kebaikan & Kebersamaan di Bulan Ramadan

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:50 WIB

Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Naik Memasuki Ramadan

Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Naik Memasuki Ramadan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

×