Tak Cuma Dagang, RI-AS Garap Hilirisasi Silika hingga Nuklir Skala Kecil

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:53 WIB
Tak Cuma Dagang, RI-AS Garap Hilirisasi Silika hingga Nuklir Skala Kecil
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C. [Kemenko Perekonomian]
baca 10 detik
  • Indonesia dan Amerika Serikat sepakat bekerja sama sektor industri strategis, termasuk pengembangan mineral kritis dan energi nuklir modular.
  • Kerja sama ini ditegaskan dalam penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada Jumat, 20 Februari 2026, di Washington D.C.
  • ART menciptakan kerangka penguatan ekonomi, mencakup investasi, pengurangan hambatan dagang, dan pembentukan Council of Trade and Investment.

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat akan bekerja sama dalam bidang sektor industri strategis berbasis sumber daya alam hingga teknologi energi masa depan. Kerja sama mencakup pengembangan mineral kritis hingga peluang pembangunan reaktor nuklir modular.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kerja sama industri mencakup penguatan hilirisasi mineral yang berkaitan dengan sektor teknologi.

"Kemudian juga ada hilirisasi dari pengembangan silika sampai silica iron untuk produksi semikonduktor," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).

Ia menyebut pengembangan mineral strategis menjadi bagian dari kerja sama ekonomi yang lebih luas, termasuk investasi dan teknologi industri lanjutan.

"Di samping itu juga ada pengembangan critical mineral," ujarnya.

Ilustrasi energi nuklir. (Pixabay)
Ilustrasi energi nuklir. (Pixabay)

Airlangga juga menyampaikan Indonesia membuka peluang kerja sama teknologi untuk pengembangan energi nuklir skala kecil atau Small Modular Reactor (SMR).

"Kita membuka kerja sama untuk pengembangan Small Modular Reactor nuklir, yang saat sekarang PLN dan juga Amerika sudah ada kerja sama Memorandum of Understanding dan studi visibilitas dengan NuScale," kata Airlangga.

Ia menjelaskan pengembangan sektor mineral dan energi teknologi tinggi diarahkan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global sekaligus mendukung transformasi industri domestik.

Selain pengembangan semikonduktor dan energi, kerja sama Indonesia–Amerika Serikat juga mencakup investasi di sektor sumber daya mineral strategis yang dibutuhkan industri modern.

baca juga

"Mineral kritis kita sudah sebutkan itu terkait industrial mineral, artinya ada secondary process dan Indonesia terbuka untuk kerja sama investasi maupun teknologi, baik critical mineral maupun rare earth," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang menjadi payung kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara. Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington D.C.

Airlangga mengatakan penandatanganan dilakukan setelah rangkaian pertemuan bilateral dan forum bisnis Indonesia–AS. Ia menyebut dokumen tersebut menjadi dasar penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

"Hari ini tadi pagi Bapak Presiden langsung menandatangani kerja sama Agreement of Reciprocal Trade yang diberi judul ‘Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance’ dan ditandatangani secara bersama baik oleh Presiden Prabowo maupun Presiden Donald Trump," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, perjanjian ini tidak hanya berfokus pada perdagangan, tetapi juga mencakup investasi serta kerja sama ekonomi yang lebih luas. Ia menilai ART menjadi kerangka baru dalam pengelolaan hubungan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat.

Dalam dokumen perjanjian tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi melalui pembentukan forum bersama Council of Trade and Investment. Forum ini akan menjadi mekanisme penyelesaian jika terjadi lonjakan tarif, sengketa perdagangan, atau gangguan neraca ekonomi antara kedua negara.

Perjanjian juga mencakup pengurangan hambatan tarif dan non-tarif, kemudahan perizinan impor, kerja sama di sektor teknologi, kesehatan, dan industri, serta penguatan rantai pasok antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Perjanjian ini membentuk Council of Trade and Investment sehingga seluruh persoalan investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Amerika nanti akan dibahas dulu di forum tersebut apabila ada hal yang dianggap mengganggu neraca kedua negara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Nilai Indonesia Rugi Banyak dari Kesepakatan Dagang dengan AS

Ekonom Nilai Indonesia Rugi Banyak dari Kesepakatan Dagang dengan AS

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:16 WIB

RI Keok! CELIOS Bongkar Borok Perjanjian Dagang Prabowo-Trump

RI Keok! CELIOS Bongkar Borok Perjanjian Dagang Prabowo-Trump

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:16 WIB

Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI

Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Sudah dari 2025, DPRD Sebut Pramono Anung Lamban Bertindak Soal Pungutan Paksa PMI

Sudah dari 2025, DPRD Sebut Pramono Anung Lamban Bertindak Soal Pungutan Paksa PMI

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Valuasi OKX Tembus US$25 Miliar, Circle hingga Standard Chartered Ikut Tanam Modal

Valuasi OKX Tembus US$25 Miliar, Circle hingga Standard Chartered Ikut Tanam Modal

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Ragamu Bukan Mesin: Seni Melambat di Dunia yang Terlalu Cepat

Ragamu Bukan Mesin: Seni Melambat di Dunia yang Terlalu Cepat

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Novel Ascendance of a Bookworm Bagian 4 Diadaptasi Jadi Anime TV

Novel Ascendance of a Bookworm Bagian 4 Diadaptasi Jadi Anime TV

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Cara Membersihkan Tupperware yang Menguning, Ampuh Bisa Bikin Bening Lagi

Cara Membersihkan Tupperware yang Menguning, Ampuh Bisa Bikin Bening Lagi

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Pilpres 2029, Golkar Usung Prabowo Calon Presiden

Pilpres 2029, Golkar Usung Prabowo Calon Presiden

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Persaingan Usaha Kafe Makin Ketat, CBE 2026 Buka Akses Pengetahuan dan Jejaring Usaha

Persaingan Usaha Kafe Makin Ketat, CBE 2026 Buka Akses Pengetahuan dan Jejaring Usaha

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung Persilakan Murid Korban Kekerasan dan Pelecehan Guru di SMKN 27 Jakarta Lapor Polisi

Pramono Anung Persilakan Murid Korban Kekerasan dan Pelecehan Guru di SMKN 27 Jakarta Lapor Polisi

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Jebakan Urgensi Palsu di Balik Notifikasi: Saatnya Merebut Kembali Kendali atas Waktumu

Jebakan Urgensi Palsu di Balik Notifikasi: Saatnya Merebut Kembali Kendali atas Waktumu

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029

Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:40 WIB

×