Pedagang Ini Catat Lonjakan Penjualan 38% Lewat Strategi Affiliate di Ramadan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 24 Februari 2026 | 08:19 WIB
Pedagang Ini Catat Lonjakan Penjualan 38% Lewat Strategi Affiliate di Ramadan
Ilustrasi jualan online (Pexels.com/Karolina Grabowska)
baca 10 detik
  • Ziyadbooks dongkrak minat baca dan raih kenaikan penjualan 38% saat Ramadan.
  • Sebanyak 93% transaksi berasal dari kolaborasi konten dengan affiliate creator.
  • Alokasi 20% biaya iklan via fitur GMV Max sukses optimalkan jangkauan pasar.

Suara.com - Skor literasi siswa Indonesia yang masih tertahan di angka 359 terpaut jauh di bawah Singapura dan Vietnam menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan. Namun, di tengah tantangan ini, brand buku anak lokal Ziyadbooks justru melihat celah untuk berinovasi sekaligus menggenjot literasi melalui ekosistem digital.

Memanfaatkan momentum Ramadan, Ziyadbooks sukses mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 38% melalui kolaborasi masif dengan affiliate content creator di platform Tokopedia dan TikTok Shop. Tak main-main, sebanyak 93% transaksi brand ini lahir dari tangan dingin para kreator konten.

Chief Marketing Officer Ziyadbooks, Helmi Rian, mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan ini terletak pada kepercayaan. Dengan menampilkan wajah kreator saat membacakan buku, proses promosi tidak lagi terasa seperti iklan kaku, melainkan rekomendasi personal dari orang tua ke orang tua.

"Keterbukaan informasi membuat orang tua makin selektif. Kami hadir bukan hanya untuk menjual buku, tetapi menjadi mitra terpercaya bagi keluarga dalam membangun kebiasaan baik, khususnya di momen Ramadan," ujar Helmi, Senin (23/2/2026).

Strategi ini terbukti ampuh. Peningkatan aset konten sebesar 70% menunjukkan betapa agresifnya Ziyadbooks dalam mendominasi feed media sosial dengan konten yang relevan, mulai dari buku aktivitas hingga cerita pembentuk karakter untuk menemani waktu ngabuburit.

Untuk memastikan jangkauan yang luas, Ziyadbooks mengalokasikan 20% dari nilai transaksi untuk iklan otomatis melalui fitur GMV Max. Helmi menegaskan bahwa momentum Ramadan yang singkat menuntut eksekusi yang cepat dan berbasis data.

"Kami tidak ingin hanya ramai sesaat. Fitur beriklan otomatis membantu menjangkau pelanggan secara efektif, sehingga pembeli lebih mudah menemukan buku yang sesuai kebutuhan mereka," tambahnya.

Selain urusan digital, aspek logistik menjadi prioritas. Layanan pengiriman di hari yang sama menjadi senjata utama untuk memenuhi kebutuhan kado Lebaran atau paket edukasi mendadak. Hasilnya, Ziyadbooks kini kokoh bertengger sebagai brand buku anak nomor satu di TikTok Shop by Tokopedia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Ekonomi Digital, Shopee Latih 100 Instruktur Vokasi Lewat ToT Affiliate

Dorong Ekonomi Digital, Shopee Latih 100 Instruktur Vokasi Lewat ToT Affiliate

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 21:05 WIB

Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce

Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:56 WIB

Mega Salsabillah Sentil Balik Deddy Corbuzier dan KDM soal Penjual Es Gabus, Alasannya Keren Banget

Mega Salsabillah Sentil Balik Deddy Corbuzier dan KDM soal Penjual Es Gabus, Alasannya Keren Banget

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×