56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Februari 2026 | 18:11 WIB
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
Ilustrasi Pembayaran QRIS di Pelaku UMKM. [ist]
baca 10 detik
  • Agora dan FPT berkolaborasi memperluas adopsi teknologi AI perbankan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
  • Kolaborasi ini menyatukan AI percakapan Agora dengan integrasi enterprise FPT untuk efisiensi layanan nasabah.
  • Pertumbuhan transaksi digital Indonesia mendorong kebutuhan mendesak akan solusi layanan pelanggan berbasis AI yang responsif.

Suara.com - Indonesia kian dilirik sebagai pasar strategis pengembangan kecerdasan artifisial (AI) di sektor perbankan dan jasa keuangan. Pertumbuhan transaksi digital yang melesat mendorong perusahaan teknologi global mulai agresif memperluas penetrasi di Tanah Air.

Agora, perusahaan global penyedia teknologi real-time engagement dan conversational AI, menggandeng FPT, perusahaan layanan IT dan transformasi digital asal Vietnam, untuk memperluas adopsi AI di sektor perbankan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Kolaborasi ini menggabungkan teknologi real-time engagement dan Conversational AI milik Agora dengan kapabilitas integrasi enterprise FPT. Tujuannya membantu bank dan lembaga keuangan meningkatkan kualitas layanan nasabah sekaligus mendorong efisiensi operasional digital.

Data Bank Indonesia mencatat transaksi perbankan digital tumbuh 54,89 persen secara tahunan hingga September 2024. Pertumbuhan tersebut didorong aktivitas transfer, pembayaran QRIS, serta meningkatnya transaksi melalui kanal mobile banking.

Tak hanya itu, berdasarkan data International Trade Administration, sebanyak 56,3 juta pengguna tercatat telah bertransaksi melalui QRIS pada awal 2025. Angka ini menunjukkan besarnya skala interaksi keuangan digital yang terjadi setiap hari di Indonesia.

Melihat tren tersebut, kebutuhan akan layanan pelanggan berbasis AI dinilai semakin relevan. Conversational AI kini bukan hanya sekadar chatbot, tetapi menjadi solusi untuk memperluas kapasitas layanan, mengotomasi kebutuhan rutin, mendukung proses digital onboarding, hingga memberikan bantuan real-time secara omnichannel tanpa mengabaikan aspek keamanan dan tata kelola.

Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]

Lewat integrasi Agora Conversational AI (ConvoAI) dengan infrastruktur komunikasi real-time berlatensi rendah ke dalam ekosistem AI enterprise FPT, bank dan institusi keuangan dapat menghadirkan interaksi cerdas melalui suara, chat, maupun video secara langsung dan aman.

"Dengan menggabungkan kemampuan AI enterprise FPT dan infrastruktur conversational real-time milik Agora, kami memungkinkan bank dan institusi keuangan di Asia Tenggara menghadirkan pengalaman digital yang lebih efisien, responsif, dan tepercaya dalam skala besar," ujar Chief Revenue Officer, FPT Smart Cloud, FPT Corporation, Mark Hall Andrew seperti dikutip, Kamis (26/2/2026).

Kemitraan ini mendukung berbagai kebutuhan layanan di sektor perbankan dan jasa keuangan, mulai dari dukungan nasabah ritel dan korporasi, layanan pembayaran dan pengelolaan akun, interaksi siklus pinjaman dan kredit, onboarding asuransi dan klaim, hingga layanan lintas negara dan multibahasa.

baca juga

Solusi ini memungkinkan institusi keuangan menerapkan asisten virtual berbasis AI dengan dukungan human-in-the-loop, yang menyatu melalui kanal chat, suara, dan video secara real-time.

CEO Agora, Tony Zhao, mengatakan, layanan keuangan di Indonesia terus terdigitalisasi, kepercayaan, keamanan, dan kepatuhan sama pentingnya dengan inovasi.

"Dengan menggabungkan kecerdasan percakapan real-time milik Agora dan ekosistem AI enterprise FPT, kami memungkinkan bank dan institusi keuangan berinteraksi dengan nasabah secara lebih natural, efisien, dan andal, dalam skala besar," imbuhnya.

Ke depan, Agora dan FPT menyatakan akan bekerja sama dengan bank, perusahaan asuransi, system integrator, serta mitra ekosistem untuk mempercepat adopsi conversational AI dan teknologi real-time engagement di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan sangat besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Bank Mandiri Sebut Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Positif Buat Himbara

Ekonom Bank Mandiri Sebut Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Positif Buat Himbara

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:47 WIB

OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?

OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36 WIB

File APK Berkedok Undangan Kuras Rekening di Batang, Pakar: Nasabah Harus Lebih Awas

File APK Berkedok Undangan Kuras Rekening di Batang, Pakar: Nasabah Harus Lebih Awas

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 12:18 WIB

Terkini

Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas

Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan

Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Calvin Verdonk Jadi Starter di Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Indonesia

Calvin Verdonk Jadi Starter di Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Indonesia

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif

Kaltim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Peringati HSN 2026, Ahmad Luthfi Ajak  555 Ribu Santri Jateng Ikut Entaskan Kemiskinan

Peringati HSN 2026, Ahmad Luthfi Ajak 555 Ribu Santri Jateng Ikut Entaskan Kemiskinan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

7 Ciri Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak, Kenali Tanda dan Cara Merawatnya

7 Ciri Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak, Kenali Tanda dan Cara Merawatnya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

×