Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB
Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global
Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]
baca 10 detik
  • Bitcoin menguat 12 persen dalam 60 hari terakhir, berlawanan dengan penurunan saham S&P 500 dan emas akibat konflik Timur Tengah.
  • Sifat terdesentralisasi Bitcoin menjadikannya alternatif lindung nilai yang relevan saat stabilitas sistem keuangan terganggu oleh geopolitik.
  • Penekanan pada emas dipicu aksi jual akibat inflasi, penguatan dolar AS, dan prospek suku bunga tinggi The Fed yang lebih lama.

Suara.com - Aset kripto Bitcoin menunjukkan ketahanan di tengah gejolak pasar global. Di saat emas dan saham tertekan, Bitcoin justru mencatatkan penguatan signifikan dan menjadi sorotan investor.

Mengutip keterangan INDODAX, Bitcoin naik sekitar 12 persen dalam 60 hari terakhir dan diperdagangkan di kisaran USD 70.000 – USD 71.000 per Selasa (24/3/2026).

Sebaliknya, indeks S&P 500 turun sekitar 4 persen, sementara harga emas justru terkoreksi hingga 16 persen dan mencatat penurunan terbesar sejak 1983.

Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu ketidakpastian di pasar keuangan global. Situasi tersebut mendorong investor mencari alternatif lindung nilai di luar instrumen tradisional.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai fenomena ini bukan hal baru dalam dinamika pasar kripto.

"Karakteristik Bitcoin yang terdesentralisasi, dapat diperdagangkan 24 jam, serta tidak bergantung pada sistem perbankan konvensional menjadikannya relevan di tengah terganggunya stabilitas sistem keuangan akibat konflik geopolitik. Hal ini membuat Bitcoin memiliki fungsi praktis sekaligus potensi sebagai alternatif lindung nilai," ujar Antony seperti dikutip, Kamis (26/3/2026).

Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)
Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)

Ia menambahkan, pola penguatan Bitcoin saat krisis juga pernah terjadi dalam sejumlah periode sebelumnya, seperti saat pandemi COVID-19, ketegangan AS-Iran pada 2020, hingga konflik Rusia-Ukraina.

Di sisi lain, tekanan terhadap emas dipicu oleh aksi jual (sell-off) di tengah lonjakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi. Kepala Strategi Logam JPMorgan, Greg Shearer, menyebut kondisi ini turut diperparah oleh penguatan dolar AS serta naiknya imbal hasil obligasi.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait jalur distribusi energi global di Selat Hormuz, juga meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

baca juga

Dalam kondisi tersebut, emas yang tidak memberikan imbal hasil rutin menjadi kurang menarik, terutama bagi investor institusional.

Meski begitu, pasar kripto tetap diwarnai volatilitas tinggi. Faktor makro seperti inflasi dan kebijakan suku bunga masih akan menjadi penentu arah pergerakan harga ke depan.

Karena itu, investor diimbau tetap berhati-hati dan memperhatikan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi di aset kripto.

INDODAX menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan perdagangan kripto yang aman dan transparan, sekaligus mendorong edukasi agar masyarakat dapat berinvestasi secara bijak di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

×