Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB
Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global
Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]
baca 10 detik
  • Bitcoin menguat 12 persen dalam 60 hari terakhir, berlawanan dengan penurunan saham S&P 500 dan emas akibat konflik Timur Tengah.
  • Sifat terdesentralisasi Bitcoin menjadikannya alternatif lindung nilai yang relevan saat stabilitas sistem keuangan terganggu oleh geopolitik.
  • Penekanan pada emas dipicu aksi jual akibat inflasi, penguatan dolar AS, dan prospek suku bunga tinggi The Fed yang lebih lama.

Suara.com - Aset kripto Bitcoin menunjukkan ketahanan di tengah gejolak pasar global. Di saat emas dan saham tertekan, Bitcoin justru mencatatkan penguatan signifikan dan menjadi sorotan investor.

Mengutip keterangan INDODAX, Bitcoin naik sekitar 12 persen dalam 60 hari terakhir dan diperdagangkan di kisaran USD 70.000 – USD 71.000 per Selasa (24/3/2026).

Sebaliknya, indeks S&P 500 turun sekitar 4 persen, sementara harga emas justru terkoreksi hingga 16 persen dan mencatat penurunan terbesar sejak 1983.

Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu ketidakpastian di pasar keuangan global. Situasi tersebut mendorong investor mencari alternatif lindung nilai di luar instrumen tradisional.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai fenomena ini bukan hal baru dalam dinamika pasar kripto.

"Karakteristik Bitcoin yang terdesentralisasi, dapat diperdagangkan 24 jam, serta tidak bergantung pada sistem perbankan konvensional menjadikannya relevan di tengah terganggunya stabilitas sistem keuangan akibat konflik geopolitik. Hal ini membuat Bitcoin memiliki fungsi praktis sekaligus potensi sebagai alternatif lindung nilai," ujar Antony seperti dikutip, Kamis (26/3/2026).

Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)
Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)

Ia menambahkan, pola penguatan Bitcoin saat krisis juga pernah terjadi dalam sejumlah periode sebelumnya, seperti saat pandemi COVID-19, ketegangan AS-Iran pada 2020, hingga konflik Rusia-Ukraina.

Di sisi lain, tekanan terhadap emas dipicu oleh aksi jual (sell-off) di tengah lonjakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi. Kepala Strategi Logam JPMorgan, Greg Shearer, menyebut kondisi ini turut diperparah oleh penguatan dolar AS serta naiknya imbal hasil obligasi.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait jalur distribusi energi global di Selat Hormuz, juga meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

baca juga

Dalam kondisi tersebut, emas yang tidak memberikan imbal hasil rutin menjadi kurang menarik, terutama bagi investor institusional.

Meski begitu, pasar kripto tetap diwarnai volatilitas tinggi. Faktor makro seperti inflasi dan kebijakan suku bunga masih akan menjadi penentu arah pergerakan harga ke depan.

Karena itu, investor diimbau tetap berhati-hati dan memperhatikan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi di aset kripto.

INDODAX menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan perdagangan kripto yang aman dan transparan, sekaligus mendorong edukasi agar masyarakat dapat berinvestasi secara bijak di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×