Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 09:13 WIB
IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900
Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]
  • IHSG pada Senin, 30 Maret 2026, dibuka dan terus merosot, mencapai level 6.980 hingga pukul 09.04 WIB.
  • Perdagangan saham saat itu mencatat nilai transaksi Rp 1,33 triliun dengan mayoritas saham, yaitu 434, mengalami penurunan.
  • Proyeksi IHSG diperkirakan bergerak terbatas karena tekanan sentimen geopolitik global dan antisipasi data ekonomi domestik.

Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), terus turun pada awal perdagangan, Senin, 30 Maret 2026. IHSG dibuka merosot 1,08 persen ke level 7.020.

Namun, mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG terperangkap di zona merah dengan turun 1,64 persen ke level 6.980.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,45 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,33 triliun, serta frekuensi sebanyak 144.400 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 143 saham bergerak naik, sedangkan 434 saham mengalami penurunan, dan 381 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, SOHO, RGAS, ZYRX, RAAM, ASPI, LUCK, CYBR, ESTI, PGUN, GSMF, OILS.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, MLPT, APIC, BEER, FMII, SSTM, URBN, FITT, JAYA, ROCK, OASA, KUAS.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas pada perdagangan awal pekan ini di tengah tekanan sentimen global, terutama terkait ketegangan geopolitik dan lonjakan harga energi.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan IHSG masih dibayangi ketidakpastian eksternal, khususnya dari perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Sebelumnya, pada perdagangan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah sebesar 0,94 persen dengan aksi jual asing sebesar Rp 1,9 triliun di pasar reguler.

"Pelemahan ini terjadi karena sentimen negatif masih berasal dari ketidakpastian mengenai perundingan diplomatik antara AS dan Iran untuk menghentikan perang," tulis riset tersebut.

Selain faktor geopolitik, kenaikan harga minyak mentah dan gas alam turut menjadi tekanan bagi pasar. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap potensi gangguan suplai energi serta dampaknya terhadap inflasi global.

Dari sisi global, bursa saham Amerika Serikat juga mencatatkan pelemahan signifikan. Indeks di Wall Street kompak ditutup di zona merah, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor.

Secara teknikal, pergerakan IHSG diproyeksikan cenderung terbatas dengan kisaran support di level 7.000 dan resistance pada level 7.100.

Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah sentimen lain, termasuk aksi demonstrasi di Amerika Serikat bertajuk 'No Kings' yang memprotes kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia

Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:06 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan MARK Catatkan Penjualan Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan MARK Catatkan Penjualan Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:59 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB