Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 08:06 WIB
Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia
Lo Kheng Hong [UNAS.AC.ID]

Suara.com - Nama Lo Kheng Hong (LKH) telah lama menjadi ikon di dunia pasar modal Indonesia.

Dikenal secara luas sebagai "Warren Buffett Indonesia", reputasi LKH sebagai investor individu paling berpengaruh dibangun bukan dari kekayaan warisan, melainkan dari perjuangan panjang yang dimulai dari titik nol.

Dalam sesi berbagi di UNAS Festival 2025 yang digelar di Gedung Auditorium Universitas Nasional (UNAS) beberapa waktu lalu, investor berusia 66 tahun ini membagikan catatan perjalanan hidupnya.

Lo Kheng Hong mengisahkan bahwa selepas lulus SMA, keterbatasan ekonomi keluarga sempat menghambat langkahnya untuk langsung mengenyam pendidikan tinggi.

Karier profesional LKH dimulai pada tahun 1979 sebagai pegawai tata usaha di sebuah bank. Saat itu, ia hanya menerima upah bulanan sebesar Rp50.000.

Meski dengan penghasilan yang terbatas, semangat untuk maju tetap menyala. Ia memutuskan untuk kuliah di kelas malam Universitas Nasional demi meningkatkan kapasitas diri sembari tetap bekerja.

Selama 11 tahun bekerja di sektor perbankan, LKH mengaku tidak pernah mendapatkan kenaikan jabatan yang signifikan.

Hingga masa akhir kariernya di bank tersebut, gajinya hanya tumbuh secara perlahan dari Rp50.000 menjadi Rp350.000 per bulan.

Pengalaman hidup yang sederhana inilah yang kemudian membentuk mentalitas disiplin dan kesabaran dalam mengelola keuangan.

Lo Kheng Hong merupakan penganut teguh prinsip value investing. Strategi ini menitikberatkan pada pembelian saham perusahaan yang memiliki fundamental kuat namun harganya masih di bawah nilai wajar (undervalued).

Keberhasilannya mengumpulkan kekayaan dari pasar modal berakar pada kesabaran luar biasa untuk menyimpan saham dalam jangka panjang hingga pasar memberikan apresiasi yang setimpal.

Kini, portofolio investasi LKH mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari energi, manufaktur, media, hingga properti dan perbankan.

Ketajaman analisisnya menempatkan nama LKH sebagai salah satu pemegang saham besar di sejumlah emiten terkemuka di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Apakah Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul di kalangan pelaku pasar adalah mengenai keterlibatan LKH di PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Produsen Sarung Tangan MARK Catatkan Penjualan Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan MARK Catatkan Penjualan Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:59 WIB

Novel Tarian Bumi, Tarian Pembebasan dari Penjara Kasta yang Membelenggu

Novel Tarian Bumi, Tarian Pembebasan dari Penjara Kasta yang Membelenggu

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:45 WIB

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

Hidup di Dunia, Hayat di Bumi

Hidup di Dunia, Hayat di Bumi

Your Say | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB