Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB
Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Joao Angelo De Sousa Mota. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara berencana mengimpor total 160.000 unit pikap untuk operasional KDMP.
  • Impor pikap senilai Rp 200 triliun tersebut berasal dari China dan Jepang, seperti Foton, Mitsubishi, Hino, dan Isuzu.
  • Sebanyak 105.000 pikap impor dari India berkekuatan 4x4 dan berfasilitas lengkap ditargetkan tiba tahun ini.

Suara.com - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Perserso), Joao Angelo De Sousa Mota, memastikan pihak akan impor 160.000 pikap untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menurutnya, tidak hanya India saja yang akan memasok pikap untuk KDMP. Akan tetapi, pikap itu juga diimpor dari negara seperti China dan Jepang.

Joao juga menyebutkan, merek pikap yang diimpor dari China dan Jepang beragam. Mulai dari Foton, Mitsubishi, Hino, dan Isuzu.

"Insya Allah, China Ada 13.500 yang sudah siap dari Froton, kemudian dari Mitshubishi ada 13.600, dari Hino, Ada 10.000. Lalu, Isuzu dari Jepang juga Ada 900," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

"Jadi, semua mobil yang ada Di sini kan secara ini Kalau 4x4 Semuanya full import Nggak ada yang Pembuatan lokal tidak ada," sambungnya.

Pikap Mahindra Scorpio yang diimpor dari India dan akan digunakan sebagai kendaraan Koperasi Desa Merah Putih. [Dok Mahindra Indonesia]
Pikap Mahindra Scorpio yang diimpor dari India dan akan digunakan sebagai kendaraan Koperasi Desa Merah Putih. [Dok Mahindra Indonesia]

Joao mengungkapkan, untuk melakukan impor pikap, pihaknya mengeluarkan anggaran sekitar Rp 200 triliun.

Namun demikian, Joao tidak merinci berapa banyak kendaraan pikap yang telah tiba di tanah air. Hanya saja, dirinya akan terus memantau masuknya kendaraan pikap tersebut.

"Yang mengatur pengiriman barang itu nanti dari Direktur Pengadaan kami. Dan juga kami kan tidak setiap saat mengecek barang, berapa yang masuk barang berapa yang datang. Tapi biasanya mereka melakukan monitoring setiap minggu," imbuhnya.

"Secara keseluruhan, harus pasti Angkanya saya tidak tahu pasti juga.Jadi harus kita cek pastinya. Mungkin bisa cek langsung Bisa cek ke Mitsubishi, bisa cek ke Hino, bisa cek ke Isuzu atau bisa juga cek langsung ke Jepang Sudah berapa yang dikirim ke Indonesia Kan lebih valid Angka-angkanya," tambahnya.  

Sebelumnya, Joao mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengadaan sebanyak 105.000 mobil pickup dari India. Saat ini sebagian mobil pickup yang diimpor sudah tiba di Indonesia.

Targetnya 105.000 kendaraan tersebut akan tiba pada akhir tahun ini.

"Sebulan ini komplitlah 1.000 an. Dan semuanya (105.000 mobil pickup) tuh kita usahakan dalam tahun ini tiba (di Indonesia)," ujarnya.

Joao menjelaskan bahwa kendaraan yang diimpor dari India memiliki spesifikasi bagus. Di mana mobil pickup ini berpenggerak 4x4 yang sudah dilengkapi AC dan sistem audio didalamnya.

"Mobilnya keren aseli, itu pickup single cabin dalamnya itu ada AC, dalamnya itu sudah ada ada lagu, ada musiknya dan dia 4x4 gitu. Makanya udah dia masuk sini tuh merek-merek lain tuh kalau nggak mau nurunin harga ya lu nggak bisa kompetitif gitu iya kan, biar fair price lah gitu," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:22 WIB

Anggaran 2026 Efisiensi Ekstrem Imbas Defisit, Dana Program-program Ini Tetap Aman

Anggaran 2026 Efisiensi Ekstrem Imbas Defisit, Dana Program-program Ini Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:43 WIB

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB