Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 16:22 WIB
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi (tengah) menegaskan konflik di Adonara bukan terkait Koperasi Desa Merah Putih. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Kementerian Koperasi menegaskan konflik Adonara, Flores Timur, bukan terkait program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
  • Perselisihan dipicu sengketa tanah ulayat turun-temurun antara warga Desa Waiburak dan Narasaosina.
  • Pemerintah tidak akan membangun fasilitas koperasi di lokasi konflik karena status lahan belum bersih.

Suara.com - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memaikan konflik yang terjadi di wilayah Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, tidak berkaitan dengan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, mengatakan konflik yang terjadi merupakan persoalan lama antarwarga dan tidak memiliki kaitan dengan program pemerintah. 

"Perlu kami tegaskan konflik yang terjadi di Adonara bukan terkait dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)," ujarnya di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Zabadi menjelaskan konflik tersebut terjadi antara warga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina di Kecamatan Adonara. Perselisihan dipicu sengketa tanah ulayat yang sudah berlangsung turun-temurun.

"Konflik tersebut merupakan konflik lama antar warga, yaitu antara warga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina di Kecamatan Adonara, Flores Timur, yang dipicu oleh sengketa tanah ulayat yang telah berlangsung turun-temurun," katanya.

Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]
Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]

Zabadi juga menegaskan, hingga saat ini belum ada pembangunan fisik gerai maupun pergudangan Koperasi Desa Merah Putih di lokasi konflik tersebut. Hal ini sekaligus membantah narasi yang mengaitkan konflik dengan proyek koperasi.

"Belum ada proses pembangunan fisik gerai dan pergudangan Koperasi Desa Merah Putih di lokasi tersebut," ucapnya.

Menurut Zabadi, pemerintah hanya akan melaksanakan pembangunan koperasi desa di atas lahan yang statusnya sudah jelas dan tidak bermasalah secara hukum.

"Pemerintah hanya akan menggunakan lahan dengan status clean and clear," bebernya.

Karena itu, lokasi yang masih dalam sengketa tidak akan digunakan untuk pembangunan fasilitas koperasi desa. Prinsip ini menjadi syarat utama dalam pelaksanaan program nasional tersebut.

"Yang dalam kondisi sengketa tentu tidak boleh dibangun di atasnya gerai atau pergudangan dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," katanya.

Penegasan serupa juga disampaikan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Nusa Tenggara Timur Linus Lusi. Ia memastikan hasil investigasi lapangan tidak menemukan keterkaitan antara konflik dengan program koperasi.

Linus menyebut pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan mewawancarai berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat hingga aparat setempat.

"Tidak ada pernyataan apa pun. Hanya yang dikeluarkan adalah soal persoalan hak keulayatan yang melibatkan dua desa ini secara turun-temurun selama ini," katanya.

Ia juga menegaskan hingga kini pembangunan koperasi desa belum dilakukan di wilayah tersebut karena status lahan belum tuntas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembangkan Usaha Lewat Koperasi, Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah

Kembangkan Usaha Lewat Koperasi, Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:15 WIB

Zulhas Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni 2026, Purbaya Diminta Lakukan Ini

Zulhas Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni 2026, Purbaya Diminta Lakukan Ini

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:21 WIB

Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih

Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:25 WIB

Terkini

OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya

OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:13 WIB

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:01 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:21 WIB

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:46 WIB

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB