Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

M Nurhadi

Rabu, 01 April 2026 | 13:44 WIB
Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
Kinerja perusahaan PT Bukit Asam Tbk
baca 10 detik
  • PT Bukit Asam Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,92 triliun pada tahun 2025, turun 42,74 persen dibandingkan periode sebelumnya.
  • Penurunan laba disebabkan oleh membengkaknya beban pokok pendapatan serta peningkatan beban umum dan administrasi sepanjang tahun 2025.
  • Total aset perusahaan meningkat menjadi Rp43,92 triliun, sementara total liabilitas naik menjadi Rp21,3 triliun per akhir Desember 2025.

Suara.com - Emiten pertambangan batu bara plat merah, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), melaporkan capaian kinerja keuangan untuk tahun buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,92 triliun.

Angka ini menunjukkan penurunan cukup tajam sebesar 42,74 persen dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,1 triliun.

Sejalan dengan merosotnya laba bersih, nilai laba per saham dasar perusahaan juga mengalami penyusutan. Tercatat, laba per saham dasar PTBA kini berada di level Rp254, turun dari posisi periode tahun sebelumnya yang sebesar Rp444.

Pendapatan dan Tekanan Beban Pokok

Dari sisi pendapatan, PTBA membukukan total pemasukan sebesar Rp42,65 triliun sepanjang tahun 2025. Perolehan ini relatif stabil meski mengalami sedikit penyusutan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp42,76 triliun.

Namun, tekanan utama pada profitabilitas perusahaan datang dari kenaikan beban pokok pendapatan. Pos biaya ini membengkak menjadi Rp36,39 triliun dari sebelumnya Rp34,56 triliun.

Kondisi tersebut menyebabkan laba kotor perusahaan tergerus menjadi Rp6,26 triliun, turun signifikan dari capaian akhir tahun sebelumnya sebesar Rp8,2 triliun.

Kenaikan Beban Umum dan Penurunan Laba Usaha

Kinerja operasional perusahaan juga dibayangi oleh peningkatan berbagai pos beban. Beban umum dan administrasi tercatat naik menjadi Rp2,34 triliun dari sebelumnya Rp2,07 triliun.

baca juga

Begitu pula dengan beban penjualan dan pemasaran yang ikut terkerek naik menjadi Rp812,6 miliar dari posisi sebelumnya Rp789,02 miliar.

Penurunan juga terjadi pada pos penghasilan lainnya yang menyusut menjadi Rp103,64 miliar dari sebelumnya Rp317,41 miliar.

Akibat akumulasi faktor-faktor tersebut, laba usaha PTBA anjlok menjadi Rp3,2 triliun dari periode sebelumnya yang mencapai Rp5,65 triliun.

Pada aspek keuangan, penghasilan bunga atau penghasilan keuangan perseroan turun menjadi Rp219,5 miliar. Sebaliknya, biaya keuangan mengalami peningkatan menjadi Rp325,92 miliar dari sebelumnya Rp283,69 miliar.

Meski demikian, bagian atas laba bersih dari entitas asosiasi dan ventura bersama mencatatkan pertumbuhan tipis menjadi Rp671,56 miliar.

Secara keseluruhan, laba tahun berjalan PTBA tersisa Rp2,96 triliun, jauh di bawah angka tahun lalu sebesar Rp5,14 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:06 WIB

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:44 WIB

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:17 WIB

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:40 WIB

BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap

BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:34 WIB

Terkini

Bahlil Merapat ke Istana, Benarkah Bakal Pegang Dua Jabatan Sekaligus?

Bahlil Merapat ke Istana, Benarkah Bakal Pegang Dua Jabatan Sekaligus?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Saatnya Algoritma Media Sosial Turut Bertanggung Jawab Mitigasi Bencana

Saatnya Algoritma Media Sosial Turut Bertanggung Jawab Mitigasi Bencana

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Isyana Sarasvati dan Olivia Zalianty Rilis Sebuah Mahakarya di Hari Kesaktian Pancasila

Isyana Sarasvati dan Olivia Zalianty Rilis Sebuah Mahakarya di Hari Kesaktian Pancasila

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:03 WIB

5 Moisturizer Mengandung Panthenol dan Cica untuk Menenangkan Jerawat Meradang

5 Moisturizer Mengandung Panthenol dan Cica untuk Menenangkan Jerawat Meradang

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Digantikan Suyudi Ario Seto, 3 Kasus Besar Selama Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

Digantikan Suyudi Ario Seto, 3 Kasus Besar Selama Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

×