Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 13:44 WIB
Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
Kinerja perusahaan PT Bukit Asam Tbk
  • PT Bukit Asam Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,92 triliun pada tahun 2025, turun 42,74 persen dibandingkan periode sebelumnya.
  • Penurunan laba disebabkan oleh membengkaknya beban pokok pendapatan serta peningkatan beban umum dan administrasi sepanjang tahun 2025.
  • Total aset perusahaan meningkat menjadi Rp43,92 triliun, sementara total liabilitas naik menjadi Rp21,3 triliun per akhir Desember 2025.

Suara.com - Emiten pertambangan batu bara plat merah, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), melaporkan capaian kinerja keuangan untuk tahun buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,92 triliun.

Angka ini menunjukkan penurunan cukup tajam sebesar 42,74 persen dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,1 triliun.

Sejalan dengan merosotnya laba bersih, nilai laba per saham dasar perusahaan juga mengalami penyusutan. Tercatat, laba per saham dasar PTBA kini berada di level Rp254, turun dari posisi periode tahun sebelumnya yang sebesar Rp444.

Pendapatan dan Tekanan Beban Pokok

Dari sisi pendapatan, PTBA membukukan total pemasukan sebesar Rp42,65 triliun sepanjang tahun 2025. Perolehan ini relatif stabil meski mengalami sedikit penyusutan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp42,76 triliun.

Namun, tekanan utama pada profitabilitas perusahaan datang dari kenaikan beban pokok pendapatan. Pos biaya ini membengkak menjadi Rp36,39 triliun dari sebelumnya Rp34,56 triliun.

Kondisi tersebut menyebabkan laba kotor perusahaan tergerus menjadi Rp6,26 triliun, turun signifikan dari capaian akhir tahun sebelumnya sebesar Rp8,2 triliun.

Kenaikan Beban Umum dan Penurunan Laba Usaha

Kinerja operasional perusahaan juga dibayangi oleh peningkatan berbagai pos beban. Beban umum dan administrasi tercatat naik menjadi Rp2,34 triliun dari sebelumnya Rp2,07 triliun.

Begitu pula dengan beban penjualan dan pemasaran yang ikut terkerek naik menjadi Rp812,6 miliar dari posisi sebelumnya Rp789,02 miliar.

Penurunan juga terjadi pada pos penghasilan lainnya yang menyusut menjadi Rp103,64 miliar dari sebelumnya Rp317,41 miliar.

Akibat akumulasi faktor-faktor tersebut, laba usaha PTBA anjlok menjadi Rp3,2 triliun dari periode sebelumnya yang mencapai Rp5,65 triliun.

Pada aspek keuangan, penghasilan bunga atau penghasilan keuangan perseroan turun menjadi Rp219,5 miliar. Sebaliknya, biaya keuangan mengalami peningkatan menjadi Rp325,92 miliar dari sebelumnya Rp283,69 miliar.

Meski demikian, bagian atas laba bersih dari entitas asosiasi dan ventura bersama mencatatkan pertumbuhan tipis menjadi Rp671,56 miliar.

Secara keseluruhan, laba tahun berjalan PTBA tersisa Rp2,96 triliun, jauh di bawah angka tahun lalu sebesar Rp5,14 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:06 WIB

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:44 WIB

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:17 WIB

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:40 WIB

BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap

BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:34 WIB

Terkini

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:17 WIB

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:40 WIB

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB