Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 11:06 WIB
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
Ilustrasi-BEI mencatat pertumbuhan jumlah perusahaan tercatat di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan bursa regional seperti Thailand, Filipina, Vietnam, maupun Singapura yang justru mengalami penurunan.[Antara]
  • US CENTCOM melancarkan serangan udara presisi terhadap fasilitas militer bawah tanah di wilayah pedalaman Iran guna melemahkan kekuatan Teheran.
  • Pernyataan Presiden AS mengenai potensi berakhirnya konflik dalam waktu dekat memicu optimisme investor di pasar modal global.
  • Bursa saham Asia seperti Nikkei dan KOSPI mencatatkan lonjakan penguatan signifikan merespons sinyal deeskalasi konflik di Timur Tengah.

Suara.com - Komando Pusat Amerika Serikat (US CENTCOM) baru-baru ini mengumumkan bahwa pasukannya telah melancarkan serangan udara taktis yang menargetkan fasilitas militer di wilayah pedalaman Iran.

Operasi militer ini dilakukan di tengah ketegangan yang masih menyelimuti kawasan Timur Tengah, namun di sisi lain memberikan dinamika baru yang cukup mengejutkan pada pergerakan pasar modal di kawasan Asia.

Pihak militer Amerika Serikat mengeklaim bahwa serangan udara tersebut menyasar "underground military targets deep inside Iran".

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis oleh pihak CENTCOM, pasukan garda depan AS menjatuhkan "precision munitions" dalam melancarkan serangan tersebut.

Langkah agresif ini disebut sengaja dilakukan oleh pihak Washington dengan tujuan utama untuk semakin mendegradasi "ability to project power in meaningful ways beyond its borders" yang saat ini dimiliki oleh pihak Teheran.

Informasi mengenai operasi militer krusial ini juga dibagikan secara terbuka oleh pihak CENTCOM melalui unggahan di platform media sosial X.

Unggahan tersebut disertai dengan sebuah video pendek berdurasi 13 detik yang memperlihatkan visualisasi kepulan asap pekat dan ledakan besar di sebuah wilayah yang tampak seperti daerah pegunungan gersang di Iran.

Dalam video yang diunggah oleh Komando Pusat AS tersebut, terlihat amunisi berpresisi tinggi menghantam target dengan akurasi yang kuat.

Meskipun tidak disebutkan secara terperinci mengenai titik koordinat pasti dari fasilitas bawah tanah tersebut demi alasan keamanan operasi, visualisasi pegunungan mengonfirmasi bahwa target berada di wilayah pedalaman yang sulit dijangkau oleh pergerakan pasukan darat konvensional.

Bursa Saham Asia Meroket Tajam

Namun, sebuah fenomena menarik justru terjadi di sektor finansial global. Di tengah eskalasi serangan militer udara yang dilancarkan oleh AS tersebut, bursa saham di kawasan Asia-Pasifik justru mencatatkan reli penguatan yang sangat masif pada perdagangan Rabu pagi.

Lompatan indeks saham di berbagai negara Asia ini dipicu oleh tumbuhnya rasa optimisme yang besar di kalangan pelaku pasar.

Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan terbukanya mengenai potensi berakhirnya perang dengan Iran dalam waktu dekat.

Trump sempat melontarkan pernyataan bahwa konflik bersenjata di wilayah Timur Tengah tersebut dapat diselesaikan dan sepenuhnya berakhir dalam kurun waktu dua hingga tiga minggu ke depan.

Sinyal deeskalasi yang kuat ini langsung direspons dengan aksi beli yang agresif oleh para pemodal internasional yang sebelumnya sempat didera kekhawatiran akan potensi resesi akibat perang energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:52 WIB

Efek Perang Iran: Tak Hanya BBM, Harga HP di Indonesia Terancam Naik!

Efek Perang Iran: Tak Hanya BBM, Harga HP di Indonesia Terancam Naik!

Video | Rabu, 01 April 2026 | 10:02 WIB

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:53 WIB

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:44 WIB

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB