Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

M Nurhadi

Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
PT PP Presisi (Persero) Tbk (PPRE)

Suara.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE) kembali memperkuat posisinya di industri penyedia jasa pertambangan nasional.

Emiten infrastruktur ini berhasil mengamankan kontrak baru bernilai fantastis, yakni Rp870 miliar, untuk menggarap proyek penambangan bijih bauksit milik PT Antam Tbk (ANTM) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Dalam pengerjaannya, PPRE tidak sendirian. PPRE membentuk kerja sama operasi (KSO) bersama sang induk usaha, PT PP (Persero) Tbk, serta PT Lancarjaya Mandiri Abadi.

Ruang lingkup kerja sama raksasa ini mencakup aktivitas penggalian bauksit, pengangkutan material (hauling), hingga pengoperasian fasilitas pencucian (washing plant). Penggalian perdana atau first cut diestimasi akan mulai berjalan pada awal triwulan II-2026.

Harga saham PPRE saat ini ada di kisaran Rp103.

Mengingat skala proyek yang masif ini, menarik untuk mengulas lebih dalam mengenai profil dan rekam jejak PT PP Presisi Tbk.

Profil PPRE

PT PP Presisi Tbk merupakan anak perusahaan dari BUMN konstruksi terkemuka, PT PP (Persero) Tbk (PTPP).

Perusahaan ini berfokus pada penyediaan jasa terintegrasi di bidang pertambangan dan konstruksi sipil, serta telah melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten sektor infrastruktur.

baca juga

Menengok kilas balik sejarahnya, perusahaan ini tidak langsung sebesar sekarang:

  1. Tahun 2004: Berdiri pertama kali dengan nama PT Prima Jasa Aldodua. Pada fase awal ini, fokus utama operasional perusahaan hanya berkisar pada bisnis penyewaan peralatan kerja.
  2. Tahun 2015: Menjadi titik balik besar. Perusahaan memperluas sayap bisnisnya ke arah penyewaan alat-alat berat khusus konstruksi. Di tahun yang sama, PTPP resmi mengakuisisi perusahaan ini dan mengganti namanya menjadi PP Peralatan Konstruksi, sebelum akhirnya berkembang menjadi PP Presisi.


Empat Pilar Bisnis dan Rekam Jejak Proyek Nasional

Sebagai perusahaan spesialis pekerjaan sipil dan tambang, PPRE menopang operasionalnya melalui empat lini bisnis utama yang saling terintegrasi:

Jasa Pertambangan: Melayani pengerjaan komoditas seperti batu bara dan nikel. Cakupan kerjanya meliputi pembuangan lapisan tanah penutup (overburden removal), pengangkutan bahan tambang, pemeliharaan akses jalan tambang, hingga pengelolaan area pembuangan (waste dump) dan kolam sedimen.

Pekerjaan Sipil: Menangani proyek-proyek skala besar mulai dari pembukaan lahan, pengaspalan, hingga pengerjaan fasilitas publik.

Pekerjaan Struktur: Fokus pada kekuatan struktur bangunan.

Penyewaan Alat Berat: Memanfaatkan kesiapan armada besar untuk disewakan ke berbagai proyek eksternal.

Portofolio PPRE dalam pengerjaan infrastruktur nasional sangat mentereng. Beberapa proyek prestisius yang sukses digarap di antaranya adalah pembangunan Runway 3 (Seksi 1) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, proyek pembangunan Bandara Kediri, pembangunan dermaga di Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga pembangunan Pelabuhan Patimban.

Untuk mendukung seluruh pengerjaan tersebut, hingga akhir tahun 2025 lalu, PPRE tercatat mengoperasikan armada alat berat sebanyak 1.398 unit. Kesiapan alat ini pula yang membantu perusahaan meraup kontrak baru sebesar Rp3,2 triliun hingga pertengahan 2025, di mana sekitar 89,58 persen di antaranya disumbang oleh sektor jasa pertambangan dan konstruksi.

Kepemilikan Saham

PPRE resmi menjadi perusahaan terbuka pada tahun 2017 melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO).

Saat itu, perseroan melepas 2,35 miliar lembar saham ke publik dengan harga Rp430 per saham dan berhasil menghimpun dana segar senilai Rp1,01 triliun.

Berdasarkan data registrasi pemegang efek per akhir November 2025, peta kepemilikan saham PPRE adalah sebagai berikut:

PT PP (Persero) Tbk (PTPP): Selaku pemegang saham pengendali dan induk usaha, menguasai mayoritas saham sebanyak 7,87 miliar lembar atau setara dengan 76,99 persen.

Masyarakat (Non-Warkat): Memiliki porsi kepemilikan sebanyak 2,24 miliar lembar saham atau setara dengan 21,93 persen.

Secara mutlak, penerima manfaat akhir atau pemilik sesungguhnya dari entitas PPRE ini tetap bermuara pada PT PP (Persero) Tbk selaku entitas induknya.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:55 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:44 WIB

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Terkini

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

×