Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Achmad Fauzi

Selasa, 31 Maret 2026 | 08:45 WIB
Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Bursa saham Wall Street pada Senin, 30 Maret 2026, merosot karena lonjakan harga minyak dunia dipicu serangan Iran terhadap kapal tanker Kuwait.
  • Indeks utama AS seperti S&P 500 dan Nasdaq 100 melemah signifikan, sementara VIX sempat menembus level 30 menunjukkan kekhawatiran pasar.
  • Ada sentimen positif dari pernyataan Presiden Trump mengenai kemajuan dialog dengan Iran dan sinyal The Fed tidak menaikkan suku bunga.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street merosot pada perdagangan, Senin, 30 Maret 2026, terimbas harga minyak dunia yang terus melonjak.

Mengutip CNBC, indeks utama kompak turun pada Senin malam. Futures S&P 500 tercatat melemah 0,4 persen, sementara futures Nasdaq 100 turun lebih dalam sebesar 0,7 persen. Sedangkan futures Dow Jones Industrial Average terkoreksi 145 poin atau sekitar 0,3 persen.

Tekanan terhadap pasar saham terjadi seiring kenaikan harga minyak global, setelah laporan Bloomberg menyebut Iran menyerang kapal tanker minyak Kuwait di perairan Dubai. Meski otoritas Dubai memastikan seluruh awak kapal selamat, insiden tersebut tetap memicu kekhawatiran pasar.

Harga minyak mentah Brent berjangka dilaporkan naik sekitar 2 persen, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak hingga 3 persen dalam perdagangan lanjutan.

Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.

Pada sesi reguler sebelumnya, pergerakan indeks Wall Street juga cenderung bervariasi. Indeks S&P 500 turun 0,39 persen dan mencatat penurunan tiga hari berturut-turut. Indeks Nasdaq Composite melemah 0,73 persen, sedangkan Dow Jones Industrial Average justru menguat tipis 0,11 persen atau naik 49,50 poin.

Penurunan S&P 500 membuat indeks tersebut kini terkoreksi lebih dari 9 persen dari level penutupan tertingginya, terutama akibat tekanan di sektor teknologi yang turun lebih dari 1 persen.

Kepala Strategi Pasar BRiley Wealth Management, Art Hogan, menilai pelemahan pasar saat ini masih tergolong wajar sebagai bagian dari siklus koreksi.

"Ada beberapa narasi yang beredar, tetapi saya pikir investor jangka panjang harus ingat bahwa koreksi 10% adalah hal yang normal. Itu terjadi sepanjang waktu. Rata-rata, setiap dua tahun kita mengalami koreksi 10 persen," ujarnya seperti dikutip dari CNBC.

Ia menambahkan, volatilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari investasi saham jangka panjang.

baca juga

"Kita telah mengalami beberapa hari positif di mana ada sedikit kabar baik," lanjut Hogan.

Di tengah tekanan pasar, indikator ketakutan investor, CBOE Volatility Index atau VIX, sempat menembus level 30 selama sesi perdagangan, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar terhadap risiko global.

Meski demikian, pasar juga mendapat sedikit sentimen positif dari perkembangan geopolitik. Presiden Donald Trump menyebut telah terjadi 'kemajuan besar' dalam diskusi antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik.

Trump juga mengungkapkan bahwa Iran telah menerima sebagian besar dari rencana damai yang diajukan AS, termasuk memberikan akses tambahan bagi kapal tanker minyak untuk melintasi Selat Hormuz.

Dari sisi kebijakan moneter, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan inflasi saat ini masih terkendali dan belum ada kebutuhan untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, memberikan sedikit kelegaan bagi investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:08 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×