Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Achmad Fauzi

Selasa, 31 Maret 2026 | 08:45 WIB
Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Bursa saham Wall Street pada Senin, 30 Maret 2026, merosot karena lonjakan harga minyak dunia dipicu serangan Iran terhadap kapal tanker Kuwait.
  • Indeks utama AS seperti S&P 500 dan Nasdaq 100 melemah signifikan, sementara VIX sempat menembus level 30 menunjukkan kekhawatiran pasar.
  • Ada sentimen positif dari pernyataan Presiden Trump mengenai kemajuan dialog dengan Iran dan sinyal The Fed tidak menaikkan suku bunga.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street merosot pada perdagangan, Senin, 30 Maret 2026, terimbas harga minyak dunia yang terus melonjak.

Mengutip CNBC, indeks utama kompak turun pada Senin malam. Futures S&P 500 tercatat melemah 0,4 persen, sementara futures Nasdaq 100 turun lebih dalam sebesar 0,7 persen. Sedangkan futures Dow Jones Industrial Average terkoreksi 145 poin atau sekitar 0,3 persen.

Tekanan terhadap pasar saham terjadi seiring kenaikan harga minyak global, setelah laporan Bloomberg menyebut Iran menyerang kapal tanker minyak Kuwait di perairan Dubai. Meski otoritas Dubai memastikan seluruh awak kapal selamat, insiden tersebut tetap memicu kekhawatiran pasar.

Harga minyak mentah Brent berjangka dilaporkan naik sekitar 2 persen, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak hingga 3 persen dalam perdagangan lanjutan.

Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.

Pada sesi reguler sebelumnya, pergerakan indeks Wall Street juga cenderung bervariasi. Indeks S&P 500 turun 0,39 persen dan mencatat penurunan tiga hari berturut-turut. Indeks Nasdaq Composite melemah 0,73 persen, sedangkan Dow Jones Industrial Average justru menguat tipis 0,11 persen atau naik 49,50 poin.

Penurunan S&P 500 membuat indeks tersebut kini terkoreksi lebih dari 9 persen dari level penutupan tertingginya, terutama akibat tekanan di sektor teknologi yang turun lebih dari 1 persen.

Kepala Strategi Pasar BRiley Wealth Management, Art Hogan, menilai pelemahan pasar saat ini masih tergolong wajar sebagai bagian dari siklus koreksi.

"Ada beberapa narasi yang beredar, tetapi saya pikir investor jangka panjang harus ingat bahwa koreksi 10% adalah hal yang normal. Itu terjadi sepanjang waktu. Rata-rata, setiap dua tahun kita mengalami koreksi 10 persen," ujarnya seperti dikutip dari CNBC.

Ia menambahkan, volatilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari investasi saham jangka panjang.

baca juga

"Kita telah mengalami beberapa hari positif di mana ada sedikit kabar baik," lanjut Hogan.

Di tengah tekanan pasar, indikator ketakutan investor, CBOE Volatility Index atau VIX, sempat menembus level 30 selama sesi perdagangan, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar terhadap risiko global.

Meski demikian, pasar juga mendapat sedikit sentimen positif dari perkembangan geopolitik. Presiden Donald Trump menyebut telah terjadi 'kemajuan besar' dalam diskusi antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik.

Trump juga mengungkapkan bahwa Iran telah menerima sebagian besar dari rencana damai yang diajukan AS, termasuk memberikan akses tambahan bagi kapal tanker minyak untuk melintasi Selat Hormuz.

Dari sisi kebijakan moneter, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan inflasi saat ini masih terkendali dan belum ada kebutuhan untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, memberikan sedikit kelegaan bagi investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:08 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Terkini

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:27 WIB

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:18 WIB

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:44 WIB

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:04 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:40 WIB

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

×