Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
BI mengubah batas maksimum pembelian valas dengan menjadi 50.000 dolar AS per pelaku per bulan. Kebijakan ini berlaku mulai April mendatang di tengah ancaman krisis energi akibat konflik di Teluk Persia. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.002 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 2 April 2026.
  • Pelemahan rupiah terjadi akibat ketidakpastian global dan sikap pelaku pasar yang menghindari risiko setelah pidato Donald Trump.
  • Ancaman agresi militer AS ke Iran memicu kekhawatiran konflik di Timur Tengah serta menekan mata uang negara berkembang.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan yang cukup signifikan pada penutupan perdagangan hari ini.

Pelemahan ini memperpanjang tren negatif dan menempatkan posisi mata uang Garuda semakin dalam di zona merah di tengah ketidakpastian kondisi global yang kian meningkat.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Bloomberg pada perdagangan Kamis, 2 April 2026, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah ke level Rp17.002 per dolar AS.

Dengan posisi penutupan tersebut, mata uang kebanggaan Indonesia ini tercatat mengalami depresiasi sebesar 0,11 persen apabila dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya, Rabu, 1 April 2026, yang masih berada di level Rp16.983 per dolar AS.

Sementara itu, laju pelemahan juga tercermin pada kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia. Berdasarkan data resmi otoritas moneter tersebut, kurs Jisdor hari ini dipatok berada di level Rp17.015 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan mata uang greenback terhadap sekeranjang mata uang utama dunia justru terpantau bergerak melandai di posisi 99,82, turun tipis dibandingkan posisi hari sebelumnya yang berada di level 99,96.

Faktor Geopolitik dan Pidato Donald Trump Jadi Pemicu

Menanggapi fenomena lesunya pergerakan mata uang Garuda, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memberikan pandangannya.

Menurut Lukman, pelemahan nilai tukar rupiah sejalan dengan koreksi yang dialami oleh mayoritas mata uang regional Asia maupun mata uang utama dunia lainnya.

baca juga

Penguatan dolar AS yang cukup masif secara global terjadi karena pasar sedang mengadopsi sikap menghindari risiko (risk-off). Sikap hati-hati dari para pelaku pasar modal ini merupakan respons spontan yang dipicu oleh pidato terbaru dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dalam pernyataannya, Trump memberikan indikasi kuat bahwa militer AS bersiap untuk melakukan agresi militer skala besar terhadap Iran dalam kurun waktu beberapa pekan ke depan.

"Pernyataan Trump berharap untuk memenangkan perang terhadap Iran dalam beberapa minggu, dan bukannya mengakhiri perang secara damai seperti yang ditafsir sebelumnya," ujar Lukman saat dihubungi.

Sinyal perang terbuka yang diembuskan oleh Washington tersebut seketika merusak ekspektasi damai yang sempat diharapkan oleh para pelaku pasar finansial global.

Alih-alih meredakan tensi, eskalasi konflik di Timur Tengah justru semakin terakselerasi sehingga mendorong kepanikan investor.

Selain faktor ancaman perang di kawasan Timur Tengah yang memanas, tertekannya nilai tukar rupiah juga dipengaruhi oleh aksi pelaku pasar dan investor institusi yang cenderung mengambil sikap menunggu dan mengamati (wait and see).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santai Saja! Nilai Rupiah Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Bukan Alasan untuk Panik

Santai Saja! Nilai Rupiah Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Bukan Alasan untuk Panik

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 12:20 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS: Apakah Ini Saatnya Panik atau Investasi?

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS: Apakah Ini Saatnya Panik atau Investasi?

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 16:55 WIB

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Terkini

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:59 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Tak Merasa Salah! Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf, Anggota DPD: Pecat!

Tak Merasa Salah! Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf, Anggota DPD: Pecat!

Video | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:50 WIB

×