Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas

M Nurhadi

Senin, 06 April 2026 | 09:37 WIB
Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas
Ilustrasi kapal tanker minyak. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak pada 6 April 2026 akibat gangguan pengiriman di Selat Hormuz.
  • Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran global terhadap pasokan minyak mentah di Timur Tengah.
  • Keputusan OPEC+ meningkatkan produksi dianggap tidak efektif karena adanya gangguan pasokan minyak dari wilayah Rusia.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan Senin (6/4/2026). Lonjakan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar yang terus berlanjut mengenai potensi hilangnya pasokan global akibat gangguan jalur pengiriman di kawasan produsen utama Timur Tengah, menyusul pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Pantauan Redaksi Suara.com pada pukul 09.00 WIB, kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent USD 109 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik jadi kisaran USD 110 per barel.

Tren kenaikan ini menyambung performa volatil pada Kamis lalu, sebelum libur Jumat Agung, di mana WTI ditutup melonjak lebih dari 11 persen dan Brent melesat hampir 8 persen.

Angka tersebut tercatat sebagai kenaikan harga absolut terbesar sejak tahun 2020, dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berjanji akan terus meningkatkan intensitas serangan terhadap Iran.

Krisis Selat Hormuz dan Perburuan Pasokan Alternatif

Titik krusial krisis ini berada di Selat Hormuz, jalur arteri yang menyalurkan minyak dan produk gas dari Irak, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, hingga Uni Emirat Arab.

Jalur ini sebagian besar masih tertutup akibat serangan Iran terhadap kapal-kapal tanker sejak perang meletus pada 28 Februari lalu.

Kondisi ini memaksa para pengusaha kilang minyak untuk memburu sumber minyak mentah alternatif. Fokus perburuan kini beralih pada kargo fisik di wilayah Pantai Teluk AS (U.S. Gulf Coast) serta Laut Utara Inggris.

"Pembeli global menawar dengan sangat agresif untuk barel-barel dari Pantai Teluk AS, sementara harga Brent reli bahkan lebih cepat," tulis Schork Group dalam catatan resminya kepada klien pada hari Senin.

baca juga

Presiden AS, Donald Trump semakin meningkatkan tekanan terhadap Teheran. Dalam unggahan di media sosial pada Minggu Paskah, Trump mengancam akan menargetkan pembangkit listrik dan jembatan di wilayah Iran mulai hari Selasa, jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali.

Meski demikian, data pengiriman menunjukkan beberapa kapal masih diizinkan melintas sejak Kamis lalu, termasuk kapal tanker yang dioperasikan Oman, kapal kontainer milik Prancis, dan kapal pengangkut gas milik Jepang.

Hal ini mencerminkan kebijakan selektif Iran yang hanya mengizinkan kapal dari negara-negara yang dianggap "bersahabat" untuk melewati selat tersebut.

Di sisi lain, harapan akan perdamaian tampak semakin menjauh. Laporan Wall Street Journal menyebutkan bahwa upaya gencatan senjata menemui jalan buntu.

Iran secara resmi menyatakan kepada mediator bahwa mereka tidak bersedia menemui pejabat AS di Islamabad, Pakistan, dalam waktu dekat.

Keputusan OPEC+ dan Gangguan Pasokan Rusia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa

Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa

News | Senin, 06 April 2026 | 09:34 WIB

Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar

Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar

News | Senin, 06 April 2026 | 09:03 WIB

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

News | Senin, 06 April 2026 | 08:53 WIB

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran

Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran

News | Senin, 06 April 2026 | 08:35 WIB

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Terkini

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

×