Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas

M Nurhadi

Senin, 06 April 2026 | 09:37 WIB
Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas
Ilustrasi kapal tanker minyak. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak pada 6 April 2026 akibat gangguan pengiriman di Selat Hormuz.
  • Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran global terhadap pasokan minyak mentah di Timur Tengah.
  • Keputusan OPEC+ meningkatkan produksi dianggap tidak efektif karena adanya gangguan pasokan minyak dari wilayah Rusia.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan Senin (6/4/2026). Lonjakan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar yang terus berlanjut mengenai potensi hilangnya pasokan global akibat gangguan jalur pengiriman di kawasan produsen utama Timur Tengah, menyusul pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Pantauan Redaksi Suara.com pada pukul 09.00 WIB, kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent USD 109 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik jadi kisaran USD 110 per barel.

Tren kenaikan ini menyambung performa volatil pada Kamis lalu, sebelum libur Jumat Agung, di mana WTI ditutup melonjak lebih dari 11 persen dan Brent melesat hampir 8 persen.

Angka tersebut tercatat sebagai kenaikan harga absolut terbesar sejak tahun 2020, dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berjanji akan terus meningkatkan intensitas serangan terhadap Iran.

Krisis Selat Hormuz dan Perburuan Pasokan Alternatif

Titik krusial krisis ini berada di Selat Hormuz, jalur arteri yang menyalurkan minyak dan produk gas dari Irak, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, hingga Uni Emirat Arab.

Jalur ini sebagian besar masih tertutup akibat serangan Iran terhadap kapal-kapal tanker sejak perang meletus pada 28 Februari lalu.

Kondisi ini memaksa para pengusaha kilang minyak untuk memburu sumber minyak mentah alternatif. Fokus perburuan kini beralih pada kargo fisik di wilayah Pantai Teluk AS (U.S. Gulf Coast) serta Laut Utara Inggris.

"Pembeli global menawar dengan sangat agresif untuk barel-barel dari Pantai Teluk AS, sementara harga Brent reli bahkan lebih cepat," tulis Schork Group dalam catatan resminya kepada klien pada hari Senin.

baca juga

Presiden AS, Donald Trump semakin meningkatkan tekanan terhadap Teheran. Dalam unggahan di media sosial pada Minggu Paskah, Trump mengancam akan menargetkan pembangkit listrik dan jembatan di wilayah Iran mulai hari Selasa, jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali.

Meski demikian, data pengiriman menunjukkan beberapa kapal masih diizinkan melintas sejak Kamis lalu, termasuk kapal tanker yang dioperasikan Oman, kapal kontainer milik Prancis, dan kapal pengangkut gas milik Jepang.

Hal ini mencerminkan kebijakan selektif Iran yang hanya mengizinkan kapal dari negara-negara yang dianggap "bersahabat" untuk melewati selat tersebut.

Di sisi lain, harapan akan perdamaian tampak semakin menjauh. Laporan Wall Street Journal menyebutkan bahwa upaya gencatan senjata menemui jalan buntu.

Iran secara resmi menyatakan kepada mediator bahwa mereka tidak bersedia menemui pejabat AS di Islamabad, Pakistan, dalam waktu dekat.

Keputusan OPEC+ dan Gangguan Pasokan Rusia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa

Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa

News | Senin, 06 April 2026 | 09:34 WIB

Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar

Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar

News | Senin, 06 April 2026 | 09:03 WIB

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

News | Senin, 06 April 2026 | 08:53 WIB

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran

Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran

News | Senin, 06 April 2026 | 08:35 WIB

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:14 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

×