Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya

Achmad Fauzi

Senin, 06 April 2026 | 17:05 WIB
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Donald Trump terhadap Iran memicu lonjakan harga minyak dan menekan pasar saham global, termasuk IHSG.
  • Isu potensi keluarnya sejumlah saham dari indeks MSCI akibat kepemilikan terkonsentrasi memperburuk tekanan indeks.
  • Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji support 6.900, dengan sektor infrastruktur memimpin pelemahan dan sektor cyclicals menjadi penopang.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menerus longsor hingga akhir perdagangan Senin, 6 April 2026. Pastinya, pelemahan IHSG disumbang dari meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,53 persen ke level 6.989. Pergerakan indeks sudah berada di bawah tekanan sejak awal sesi perdagangan.

"Pelemahan IHSG dipicu oleh berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah akibat konflik di Timur Tengah yang terus berlanjut,"tulis Phintraco dalam risetnya.

Sentimen utama datang dari pernyataan Presiden Donald Trump yang mengancam akan menyerang infrastruktur Iran jika akses pelayaran di Selat Hormuz tidak dibuka sepenuhnya. Namun Iran menolak ultimatum tersebut dan hanya bersedia membuka jalur tersebut jika mendapat kompensasi atas kerusakan akibat perang.

IHSG bursa saham buka kapan [Antara]
IHSG terus alami penurunan[Antara]

Di sisi lain, Trump juga menyampaikan harapan adanya peluang kesepakatan damai. Kondisi ini membuat investor global berada dalam posisi wait and see di tengah tarik ulur antara potensi deeskalasi dan risiko eskalasi konflik yang lebih luas.

Selain faktor eksternal, tekanan IHSG juga datang dari sentimen domestik. Pengumuman sejumlah saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi per Maret 2026 turut membebani pergerakan indeks.

"Hal ini karena kekhawatiran investor bahwa dalam saham-saham tersebut berpotensi akan dikeluarkan dari indeks MSCI pada rebalancing Mei 2026 mendatang," jelas Phintraco.

Meski demikian, dalam jangka menengah hingga panjang, kondisi tersebut dinilai dapat memberikan dampak positif karena meningkatkan transparansi dan pemahaman investor terhadap karakteristik saham.

Dari sisi sektoral, saham infrastruktur mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 0,92 persen, sementara sektor cyclicals justru menjadi penopang dengan kenaikan 2,26 persen.

baca juga

Sejalan dengan IHSG, nilai tukar rupiah juga ditutup melemah 0,32 persen ke level Rp17.035 per dolar AS di pasar spot.

Secara teknikal, Phintraco memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dan menguji level support di 6.900, dengan resistance di 7.100 dan pivot di 7.000.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 27,80 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,23 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,67 juta kali. 

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 264 saham bergerak naik, sedangkan 437 saham mengalami penurunan, dan 257 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, VOKS, EKSIP, FORE, IFSH, POLA, YPAS, TRON.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, DEFI, ALKA, DATA, RLCO, ATAP, CHEM, PEGE, ASPI, ROCK.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?

Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:58 WIB

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:39 WIB

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×