IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB
IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham
engunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]
baca 10 detik
  • IHSG anjlok 14,42% ke level 7.048,22 akibat dinamika ekonomi global.
  • Investor asing catat net sell Rp 23,34 triliun di pasar saham sebulan.
  • Pasar SBN ikut tertekan dengan aksi jual asing sebesar Rp 21,80 triliun.

Suara.com - Tekanan hebat melanda pasar modal Indonesia dalam sebulan terakhir. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terjadi eksodus modal asing yang cukup masif di pasar saham maupun pasar obligasi, seiring dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam lebih dari 14% dalam periode satu bulan. Berdasarkan data OJK, pada akhir Maret 2026, IHSG terparkir di level 7.048,22.

"IHSG tercatat terkoreksi sebesar 14,42% secara month-to-month (mtm). Namun, di tengah dinamika tersebut, resiliensi dan likuiditas di pasar modal domestik secara keseluruhan tetap dapat dijaga dengan baik," ujar Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK secara virtual, Senin (6/4).

Laju IHSG yang memerah ini sejalan dengan aksi lepas aset oleh investor mancanegara. OJK mencatat investor asing membukukan jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp 23,34 triliun dalam sebulan terakhir. Hasan menjelaskan, lonjakan tren jual bersih ini juga dipicu oleh sejumlah transaksi di pasar negosiasi pada emiten tertentu di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tak hanya di pasar saham, tekanan juga merembet ke pasar surat utang. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) tercatat melemah 2,03% mtm atau turun 1,74% sejak awal tahun (year-to-date) ke level 433,16.

Kondisi serupa terjadi pada Surat Berharga Negara (SBN). Investor non-residen tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 21,80 triliun secara bulanan. Hasan menilai, fenomena ini merupakan imbas dari meningkatnya persepsi risiko di pasar keuangan.

"Seiring peningkatan persepsi risiko akibat terjadinya ketidakpastian global, investor non-resident membukukan net sale di pasar SBN," pungkas Hasan.

Meskipun volatilitas meningkat, OJK mengklaim fundamental pasar modal Indonesia masih memiliki daya tahan yang cukup kuat untuk menghadapi guncangan ekonomi domestik maupun global di masa mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:10 WIB

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:53 WIB

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Viral Fenomena 'Blue Fire' di Papandayan, Mengapa Bisa Terjadi?

Viral Fenomena 'Blue Fire' di Papandayan, Mengapa Bisa Terjadi?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Sejumlah Menteri Sudah Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda Limousine, Begini Penampakannya

Sejumlah Menteri Sudah Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda Limousine, Begini Penampakannya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Sarmuji dan Bamsoet Masuk Pemerintahan, Ini Sosok Calon Penggantinya di DPR RI

Sarmuji dan Bamsoet Masuk Pemerintahan, Ini Sosok Calon Penggantinya di DPR RI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:45 WIB

BRI Siapkan 41 Insan Jadi Penyuluh Antikorupsi Melalui PELOPOR 2026

BRI Siapkan 41 Insan Jadi Penyuluh Antikorupsi Melalui PELOPOR 2026

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat Pajak, Bea Cukai, hingga KSSK, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat Pajak, Bea Cukai, hingga KSSK, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Saat Seorang Pelacur Merindukan Surga: Ulasan Mendalam Novel Re: dan peRempuan

Saat Seorang Pelacur Merindukan Surga: Ulasan Mendalam Novel Re: dan peRempuan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:41 WIB

4 Kebiasaan Ini Perlu Dihentikan Saat di Kamar Mandi, Jangan Disepelekan

4 Kebiasaan Ini Perlu Dihentikan Saat di Kamar Mandi, Jangan Disepelekan

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:40 WIB

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Demo di DPR, BEM SI Desak Pendidikan Gratis dan RUU Sisdiknas Segera Disahkan

Demo di DPR, BEM SI Desak Pendidikan Gratis dan RUU Sisdiknas Segera Disahkan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Lewat PELOPOR 2026, BRI Perluas Agen Perubahan Budaya Antikorupsi

Lewat PELOPOR 2026, BRI Perluas Agen Perubahan Budaya Antikorupsi

Kalbar | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:38 WIB

×