Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
Pengendara melakukan pengisian BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU Pertamina, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Mobil pribadi & pelayanan umum dibatasi beli Pertalite/Solar maks 50 liter/hari per 1 April 2026.
  • Truk logistik roda 6+ dapat kuota Solar hingga 200 liter/hari demi jaga stabilitas pasokan barang.
  • Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik hingga akhir 2026 dengan pengawasan ketat QR Code.

Suara.com - Di tengah memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, Pemerintah Indonesia resmi mengambil langkah tegas untuk mengamankan kuota energi domestik.

Per 1 April 2026 lalu, pemerintah memberlakukan pembatasan volume pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026. Langkah efisiensi ini diambil sebagai respons atas risiko gangguan pasokan global, terutama di jalur krusial Selat Hormuz akibat konflik AS-Iran. Meski volume dibatasi, pemerintah menegaskan bahwa BBM subsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak, dengan skema kuota harian yang terukur.

Daftar Kelompok yang Berhak dan Ketentuan Kuota

Berdasarkan aturan terbaru, berikut adalah kategori warga dan kendaraan yang diperbolehkan mengonsumsi BBM subsidi:

  1. Kendaraan Roda 4 Pribadi & Umum: Masih memiliki hak akses terhadap Pertalite dan Solar dengan batas maksimal 50 liter per hari.
  2. Angkutan Umum Orang/Barang: Untuk menopang mobilitas publik, kendaraan umum roda empat diberikan kuota Solar lebih longgar hingga 80 liter per hari.
  3. Logistik Roda 6 ke Atas: Truk logistik dan bus besar mendapatkan alokasi terbesar, yakni hingga 200 liter per hari, demi menjaga stabilitas harga pangan dan rantai pasok.
  4. Pelayanan Umum: Kendaraan krusial seperti ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan pengangkut sampah tetap terakomodasi dengan jatah 50 liter per hari.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa meskipun tekanan pasar global sangat kuat, pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026. Hal ini dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat yang baru saja pulih.

Sebagai gantinya, pengawasan di lapangan akan diperketat secara digital.

"Pemerintah berkomitmen menjaga harga tetap stabil. Namun, sebagai kompensasinya, setiap liter harus tepat sasaran. Penggunaan QR Code MyPertamina kini menjadi kewajiban mutlak untuk memastikan transparansi transaksi," ujar Bahlil.

Untuk mengantisipasi kelangkaan, pemerintah juga telah melakukan diversifikasi sumber minyak mentah dengan mengamankan pasokan dari Amerika Serikat dan Afrika sebagai alternatif jika pasokan dari Timur Tengah terganggu.

baca juga

Diketahui, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis tertentu per hari ini, Sabtu (18/4/2026). Berdasarkan data dari laman mypertamina.id, kenaikan drastis terjadi pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Di wilayah Jakarta, harga Pertamax Turbo kini dipatok Rp19.400 per liter, naik tajam Rp6.300 dari harga sebelumnya Rp13.100. Lonjakan lebih gila terjadi pada Dexlite dan Pertamina Dex yang masing-masing naik Rp9.400 per liter menjadi Rp23.600 dan Rp23.900 per liter.

Meski demikian, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax di angka Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di level Rp12.900. Demikian pula dengan BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar yang tidak mengalami perubahan harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:00 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?

Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×