Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:52 WIB
Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya
Ilustrasi dana pensiun [AI]

Suara.com - Banyak orang masih menunda untuk memikirkan dana pensiun karena merasa hal tersebut masih jauh dari kehidupan mereka saat ini. Padahal, semakin cepat direncanakan, semakin ringan beban yang harus dipersiapkan.

Ketika masa kerja berakhir, sumber penghasilan utama seperti gaji bulanan akan berhenti.

Di saat yang sama, kebutuhan hidup tetap berjalan bahkan sering kali meningkat karena faktor kesehatan dan biaya hidup yang terus naik dari tahun ke tahun.

Tanpa perencanaan yang matang, masa pensiun bisa menjadi periode yang penuh tekanan finansial.

Itulah mengapa penting untuk memahami berapa sebenarnya dana pensiun yang aman di Indonesia. Simak penjelasan berikut ini.

Cara Menghitung Dana Pensiun yang Ideal

Ilustrasi dana pensiun [freepik]
Ilustrasi dana pensiun [freepik]

Kenapa Dana Pensiun Sangat Penting?

Dalam kehidupan produktif, gaji biasanya menjadi andalan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, saat memasuki usia pensiun, kondisi ini berubah total.

Tidak hanya kehilangan pendapatan rutin, seseorang juga harus menghadapi tantangan inflasi.

Harga barang dan jasa yang terus meningkat membuat nilai uang semakin berkurang seiring waktu. Artinya, uang yang terasa cukup hari ini bisa jadi tidak lagi mencukupi 20- 30 tahun ke depan.

baca juga

Jika tidak dipersiapkan sejak dini, risiko yang muncul adalah harus tetap bekerja di usia lanjut atau bergantung pada keluarga.

Kondisi ini tentu tidak ideal bagi banyak orang yang ingin menikmati masa tua dengan tenang.

Cara Menghitung Dana Pensiun yang Ideal

Salah satu pendekatan sederhana yang sering digunakan dalam perencanaan keuangan adalah mengalokasikan sekitar 70% hingga 80% dari pengeluaran tahunan saat ini sebagai kebutuhan di masa pensiun.

Simulasi sederhana misalnya:

- Usia saat ini: 30 tahun
- Pengeluaran bulanan: Rp10 juta
- Rencana pensiun: usia 55 tahun
- Perkiraan masa hidup: hingga 75 tahun
Artinya, masa pensiun berlangsung sekitar 20 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Gaji Double Digit? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Bikin Perempuan Mandiri Finansial

Mau Gaji Double Digit? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Bikin Perempuan Mandiri Finansial

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:10 WIB

QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:45 WIB

Problematika Finansial Generasi Muda dalam Kami Bukan Jongos Berdasi

Problematika Finansial Generasi Muda dalam Kami Bukan Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB