Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dunia Usaha Kian Agresif Percepat Transisi Menuju Emisi Nol Bersih

Rully Fauzi

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:10 WIB
Dunia Usaha Kian Agresif Percepat Transisi Menuju Emisi Nol Bersih
Penyelenggaraan KADIN NZH Member Gathering di Menara KADIN Indonesia, Jakarta. [dok. pribadi]
baca 10 detik
    • KADIN NZH memperkuat kolaborasi dunia usaha untuk mempercepat dekarbonisasi dan transisi menuju emisi nol bersih di Indonesia.
    • Jumlah anggota KADIN NZH naik 40% sejak 2022, dari 70 menjadi 100 perusahaan lintas sektor pada 2026.
    • Dekarbonisasi kini jadi strategi penting bisnis untuk menjaga daya saing global, akses pasar, dan peluang pembiayaan hijau. 

 

Suara.com - KADIN Net Zero Hub (NZH) kembali menegaskan perannya sebagai platform kolaboratif bagi dunia usaha dalam mempercepat aksi dekarbonisasi melalui penyelenggaraan KADIN NZH Member Gathering di Menara KADIN Indonesia, Jakarta.

Kegiatan ini turut melibatkan Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) sebagai sekretariat dan WRI Indonesia sebagai knowledge partner KADIN NZH dalam mendukung penguatan pembelajaran dan pertukaran pengetahuan bagi anggota.

Member Gathering menjadi momentum untuk memperkenalkan arah baru KADIN NZH sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transisi menuju emisi nol bersih di Indonesia.

Sejak didirikan pada tahun 2022, anggota KADIN NZH telah meningkat lebih dari 40%, dari 70 menjadi 100 perusahaan pada tahun 2026, yang terdiri dari perusahaan nasional dan multinasional dari beragam sektor.

Momentum nasional menuju emisi nol bersih juga semakin menjadi agenda utama bagi pemerintah dan dunia usaha.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mendorong pengembangan pembangkit energi surya hingga 100 GW disertai penguatan infrastruktur energi guna memperluas akses energi bersih, mempercepat transisi energi, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain itu, ekosistem perdagangan karbon juga diperkuat melalui Peraturan Presiden No. 110/2025.

Upaya ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan partisipasi pasar, serta membuka peluang pembiayaan bagi dekarbonisasi industri sebagai bagian dari strategi bisnis dan keberlanjutan perusahaan.

Di saat yang sama, tren perdagangan global kini semakin menempatkan emisi karbon sebagai faktor strategis dalam daya saing industri.

Seiring implementasi Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) dan meningkatnya kebutuhan data emisi yang terukur melalui sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV), pengelolaan emisi kini menjadi bagian penting dalam menjaga akses pasar, menekan risiko biaya ekspor, dan memperkuat posisi perusahaan dalam rantai pasok global.

Dalam sambutannya, Shinta Kamdani, Pembina Task Force of KADIN NZH, WKU Koordinator Bid. Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pengembangan Berkelanjutan KADIN Indonesia, & Honorary Trustee IBCSD, menegaskan bahwa dekarbonisasi merupakan agenda strategis yang tidak dapat ditunda.

"Dalam kepemimpinan KADIN pada periode ini, kami menempatkan transisi energi dan dekarbonisasi bukan sekadar sebagai isu lingkungan, melainkan sebagai agenda strategis yang sangat menentukan masa depan daya saing industri, ketahanan ekonomi nasional, dan kualitas pertumbuhan Indonesia dalam jangka panjang," ujar Shinta.

"Kami meyakini bahwa transformasi menuju ekonomi rendah karbon bukan lagi pilihan yang dapat ditunda, melainkan sebuah keharusan yang harus dijalankan bersama dengan visi yang jelas, langkah yang terukur, dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan," lanjutnya.

Senada dengan hal tersebut, Elim Sritaba, PIC Task Force KADIN NZH & Wakil Ketua Umum Tata Kelola Bisnis Berkelanjutan KADIN Indonesia, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih operasional dan kolaboratif dalam implementasi dekarbonisasi di tingkat perusahaan.

"Komitmen menuju emisi nol bersih bukan lagi sekadar deklarasi, melainkan investasi strategis yang menentukan daya saing bisnis. Melalui KADIN Net Zero Hub, kami mendorong terbentuknya ekosistem kolaboratif yang membantu perusahaan merumuskan strategi, mengidentifikasi langkah implementasi, serta memastikan pelaporan yang transparan dan kredibel," ujar Elim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Percepat Emisi Nol Bersih, Holding BUMN Pertambang Gunakan Strategi Ini

Percepat Emisi Nol Bersih, Holding BUMN Pertambang Gunakan Strategi Ini

Bisnis | Rabu, 09 April 2025 | 08:23 WIB

Strategi AstraZeneca Indonesia Capai Emisi Nol Bersih

Strategi AstraZeneca Indonesia Capai Emisi Nol Bersih

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 22:43 WIB

Wujudkan Emisi Nol Bersih, Patra Jasa Bangun Pusat  RIset dan Teknologi Energi

Wujudkan Emisi Nol Bersih, Patra Jasa Bangun Pusat RIset dan Teknologi Energi

Bisnis | Senin, 11 Desember 2023 | 10:26 WIB

Pemerintah Perlu Kembangkan Cleantech Startup untuk Capai Emisi Nol Bersih

Pemerintah Perlu Kembangkan Cleantech Startup untuk Capai Emisi Nol Bersih

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2023 | 14:58 WIB

Kebijakan Transisi Energi Pemerintah Dinilai Masih Inkonsisten

Kebijakan Transisi Energi Pemerintah Dinilai Masih Inkonsisten

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2023 | 05:54 WIB

Begini Upaya Schneider Electric Wujudkan Emisi Nol Bersih 2025

Begini Upaya Schneider Electric Wujudkan Emisi Nol Bersih 2025

Bisnis | Jum'at, 24 Maret 2023 | 07:41 WIB

Pertamina Kembangkan Sejumlah Inisiatif Bisnis Hijau Dukung Pengurangan Emisi

Pertamina Kembangkan Sejumlah Inisiatif Bisnis Hijau Dukung Pengurangan Emisi

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 18:58 WIB

Pertamina Dukung Indonesia Mencapai Target Emisi Nol Bersih pada 2060

Pertamina Dukung Indonesia Mencapai Target Emisi Nol Bersih pada 2060

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 11:05 WIB

Meski Butuh Anggaran Jumbo, Indonesia Tetap Komit Capai Emisi Nol Bersih Pada 2060

Meski Butuh Anggaran Jumbo, Indonesia Tetap Komit Capai Emisi Nol Bersih Pada 2060

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:24 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×