Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Begini Upaya Schneider Electric Wujudkan Emisi Nol Bersih 2025

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 24 Maret 2023 | 07:41 WIB
Begini Upaya Schneider Electric Wujudkan Emisi Nol Bersih 2025
Schneider Electric

Suara.com - Schneider Electric Indonesia, perusahaan transformasi digital dalam pengelolaan energi, berkomitmen untuk mewujudkan emisi nol bersi pada tahun 2025. Salah satunya, emisi nol bersih ini akan diwujudkan di pabrik pintar Cikarang.

Direktur pabrik Schneider Electric Cikarang, Rudy Granet menjelaskan, perusahaan telah memiliki strategi untuk mencapai target tersebut. Salah satunya, dengan menggunakan energi listrik dari tata surya pada sebagian kelistrikan di pabrik.

"Saat ini kita baru baru 20% (mengunggakan listrik dari tenaga surya), targetnya pada tahun 2025 kita 100%," ujarnya di Pabrik Cikarang yang ditulis, Jumat (24/3/2023).

Rudy melanjutkan, saat ini perusahaan juga menggunakan panel surya dengan kapasitas 200 Kwp, di mana kapasitas itu setara dengan 20% konsumsi litrik di pabrik Cikarang.

"Jadi, kapasitasnya itu kira-kira 200 kwp. Itu sama kira-kira dengan 20% total konsumsi listrik kita atau kita bisa mengurangi kira-kira 181 ton Co2 per tahun," jelas dia.

Tak hanya dari energi listrik, Rudy juga mengatakan, pabrik di Cikarang juga melakukan upaya sustainbilitas lainnya. Salah satunya, pada efisiensi air yang mana, perusahaan menampung air wudhu di musolah dan digunakan kembali untuk menyiram tanaman di sekiar pabrik.

Kemudian juga upaya wujudkan emisi nol bersih ditunjukkan pada pengelolaan sampah. Rudy memerangkan, perusahaan berupaya mungkin mengurangi air freight ratio di sektor logistik dan program 3R (reduce, reuse, recycle) di sektor kemasan produk agar bisa terjadi zero waste.

"Jadi, itu adalah tentang bagaimana sistem supply chain kita tidak menghasilkan banyak Co2. Contohnya kita mengurangi yang namanya air freight. Kalau kita kirim pakai udara kan pesawat itu banyak menghasilkan Co2. Jadi kita kontrol. Kalau bisa semaksimal mungkin pengiriman digabung jadi satu, dikirim lewat laut," pungkas Rudy.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Beri Insentif Beli Kendaraan Listrik, Begini Respon Asosiasi

Pemerintah Beri Insentif Beli Kendaraan Listrik, Begini Respon Asosiasi

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2023 | 16:43 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp7 Triliun Demi Beri Subsidi Motor Listrik, Siapa Untung?

Pemerintah Gelontorkan Rp7 Triliun Demi Beri Subsidi Motor Listrik, Siapa Untung?

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2023 | 07:09 WIB

Pembelian Motor Listrik Dapat Subsidi Rp7 Juta Hanya Sekali

Pembelian Motor Listrik Dapat Subsidi Rp7 Juta Hanya Sekali

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2023 | 12:56 WIB

Terkini

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:51 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:20 WIB

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB