Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Senin, 11 Mei 2026 | 14:29 WIB
Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700
Sejumlah bank besar di Indonesia menetapkan kurs jual dolar AS bervariasi antara Rp17.395 hingga Rp17.705. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.415 per dolar AS pada perdagangan Senin, 11 Maret 2026.
  • Sejumlah bank besar di Indonesia menetapkan kurs jual dolar AS bervariasi antara Rp17.395 hingga Rp17.705.
  • Konflik Amerika Serikat dan Iran memicu kenaikan harga minyak dunia serta menekan nilai mata uang rupiah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan tren pelemahan pada awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda kini tertekan ke level Rp17.415 per dolar AS.

Kondisi ini memicu sejumlah bank besar Indonesia menjual dolar AS di rata-rata kisaran Rp17.700. Berdasarkan data yang dihimpun Suara.com, HSBC adalah bank yang menjual dolar paling mahal di harga Rp17.205.

Berikut adalah daftar kurs dolar AS di empat bank besar (Mandiri, BNI, BRI, dan BCA) pada hari ini, Senin, 11 Maret 2026:

1.PT Bank Mandiri Tbk
Mengacu pada data terbaru, kurs beli USD (E-Rate) berada di level Rp17.365 dengan kurs jual Rp17.395. Sementara untuk kategori TT Counter/Bank Notes, dipatok pada kisaran Rp17.175 (beli) dan Rp17.475 (jual).

2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
BNI menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di level Rp17.403 dan kurs jual Rp17.433 Untuk transaksi melalui TT Counter/Bank Notes, harga beli berada di Rp17.305 dan harga jual menyentuh Rp17.475.

3. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk
BRI mematok kurs beli USD (E-Rate) sebesar Rp17.405 dengan kurs jual Rp17430. Sedangkan pada posisi TT Counter/Bank Notes, angkanya berada di level Rp17.310 (beli) dan Rp17.510 (jual).

4.PT Bank Central Asia Tbk
BCA menetapkan kurs beli USD (E-Rate) di posisi Rp17.405 dan kurs jual Rp17.425 Untuk layanan TT Counter/Bank Notes, nasabah dikenakan kurs beli Rp17.270 dan kurs jual Rp17.570

5. PT HSBC Indonesia
HSBC Indonesia menetapkan kurs beli Kurs beli Rp17.180, sedangkan kurs jual Rp17.630. Selain itu, layanan TT Counter/Bank Notes, nasabah dikenakan beli Rp17.105 lalu jual Rp17.705.

Rupiah terus melemah

baca juga

Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak melemah 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.386 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.382 per dolar AS.

Para analis menilai pelemahan rupiah dipicu oleh buntunya jalan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, dua negara yang berkonflik di Timur Tengah sejak 28 Februari lalu.

Kebuntuan negosiasi dua negara itu memicu naiknya harga minyak dunia pada awal pekan ini dan turut menekan perekonomian global, termasuk Indonesia.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp17.300-Rp17.400 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:31 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras

Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

GJLS: Berapi-Api Rilis Official Poster, Rigen, Rispo, & Hifdzi Ngamuk Gara-Gara Gambarnya Ngeblur!

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 17:25 WIB

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:22 WIB

×