Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
Kementerian ESDM memastikan CNG hanya alternatif bukan pengganti LPG 3kg.
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM menegaskan pengembangan CNG dilakukan secara bertahap sebagai alternatif, bukan pengganti LPG tabung tiga kilogram nasional.
  • Pemerintah tengah menjalankan pilot project serta melakukan analisis aspek keselamatan bersama lembaga terkait sebelum CNG resmi diedarkan.
  • Pengembangan CNG bertujuan menekan ketergantungan impor LPG karena bahan baku gas tersebut melimpah dan tersedia di dalam negeri.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) bukan sebagai pengganti LPG tabung 3 kilogram, melainkan hanya sebagai alternatif. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyebut kini pengemabangannya akan dilakukan secara bertahap. 

"Sebenarnya alternatif dan pengganti kan artinya sama. Cuma kalau kita bilang pengganti, itu masif, sangat besar. Kalau alternatif ada tahapan-tahapannya. Yang benar itu kita ada tahapan-tahapannya," ujar Laode saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (13/5/2026). 

Pemerintah kini melirik Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). Langkah pengembangan yang tengah digarap oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini bertujuan untuk menekan tingginya ketergantungan terhadap impor LPG. Desain Suara.com/AI
Kementerian ESDM CNG Bukan pengganti LPG 3 kg. Desain Suara.com/AI

Laode menjelaskan bahwa pengembangan CNG akan dilakukan melalui pilot project, dan pada saat ini sudah mulai dilakukan. 

"Tahun ini sudah akan ada beberapa pilot project," kata Laode. 

Di samping itu, terkait pengembangan CNG, Laode menyebut bahwa pemerintah saat ini sedang menganalisis aspek keselamatannya. Mengingat CNG memiliki tekanan tinggi, sehingga perlu mempertimbangkan faktor keamanannya jika nantinya akan diedarkan mengggunakan tabung, seperti LPG 3 kilogram. 

Untuk itu Kementerian ESDM tengah mengkonsolidasikan dengan sejumlah lembaga terkait seperti Kementerian Perindustrian, Badan Standardisasi Nasional, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan. 

"Aspek keselamatannya ini bukan hanya dari kementerian SDM, tapi juga ada dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan sama BSN yang menerbitkan standarnya," kata Laode. 

"Ini semua kita sedang konsolidasikan semua,  agar aspek ini bisa kita handle. Ini juga sedang disiapkan agar kita bisa segera mengimplementasikannya," sambungnya. 

baca juga

Sebagaimana diketahui pengembangan CNG bertujuan untuk menekan ketergantungan terhadap impor LPG. Tercatat sebanyak 80 persen kebutuhan LPG nasional masih bergantung dari pasokan yang berasal dari luar negeri. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap CNG dipilih karena bahan bakunya yang melimpah dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Berbeda dengan LPG yang bahan bakunya harus diimpor dari luar negeri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:13 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Terkini

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:19 WIB

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:15 WIB

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Batam | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×