Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

M Nurhadi

Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia
Ilustrasi Donald Trump dan Xi Jinping [Suara.com/HD-diedit dengan AI]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump dan Xi Jinping bertemu di Beijing pada Mei 2026 untuk membahas hubungan bilateral kedua negara.
  • Pertemuan tersebut hanya menghasilkan kesepakatan moderat dan gagal mencapai terobosan signifikan dalam isu ekonomi maupun geopolitik global.
  • Gencatan senjata dagang ini memberikan stabilitas bagi China di tengah upaya Beijing memperkuat ekonomi dan teknologi domestik mereka.

Di sisi lain, China tampak puas dengan gencatan senjata yang rapuh ini seiring upaya mereka menavigasi pelemahan ekonomi domestik dan memperkuat sektor teknologi dalam negeri demi memenangkan persaingan jangka panjang dengan AS.

Berdasarkan informasi dari sumber yang dekat dengan negosiasi dagang ini, pihak China sebenarnya menginginkan perpanjangan masa gencatan senjata yang lebih lama daripada yang ditawarkan oleh pemerintahan Trump.

Beijing juga mencari kepastian hukum terkait investigasi AS yang berpotensi menghidupkan kembali tarif masuk pada beberapa komoditas, yang awal tahun ini sempat dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS.

Secara keseluruhan, kedua belah pihak tidak menaruh banyak poin negosiasi di atas meja kerja KTT. Sumber tersebut menambahkan bahwa beberapa kesepakatan komersial kemungkinan besar sengaja disimpan untuk musim gugur mendatang, saat Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan balasan ke Gedung Putih.

Minimnya hasil komersial pada kunjungan kali ini sangat kontras dengan kunjungan Trump ke China pada tahun 2017 silam, di mana perusahaan-perusahaan yang mendampinginya sukses menandatangani kesepakatan dan nota kesepahaman (MoU) dengan nilai fantastis mencapai US$ 250 miliar.

KTT pekan ini juga tidak menghasilkan terobosan terkait izin penjualan chip kecerdasan buatan (artificial intelligence) tingkat lanjut, Nvidia H200, ke pasar China.

Hal ini dipandang melegakan bagi kelompok antipati China (hawk) dari kubu Republik maupun Demokrat di Washington, yang sebelumnya telah memperingatkan pemerintah agar tidak menyokong perkembangan teknologi AI militer Beijing.

Untuk sektor penerbangan, meskipun belum dikonfirmasi sepenuhnya, Trump mengeklaim Boeing telah mengunci kesepakatan pembelian 200 jet oleh China. Angka ini berada jauh di bawah ekspektasi awal sebanyak 500 jet, dan lebih rendah dari 300 jet yang disetujui Beijing pada kunjungan tahun 2017.

Mantan Wakil Perwakilan Dagang AS, Wendy Cutler, menyebut capaian ekonomi dari KTT ini "jauh di bawah ekspektasi."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?

Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?

Liks | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:27 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:59 WIB

Jerit Pemilik Hotel Jelang Piala Dunia 2026: Sepi Pengunjung Gegara Kebijakan Trump

Jerit Pemilik Hotel Jelang Piala Dunia 2026: Sepi Pengunjung Gegara Kebijakan Trump

Bola | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:30 WIB

Drama China yang Bikin Susah Skip Episode: Speed and Love

Drama China yang Bikin Susah Skip Episode: Speed and Love

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×