- PT ASDP mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang dan kendaraan di jalur Merak-Bakauheni serta Ketapang-Gilimanuk pada libur panjang 13-17 Mei 2026.
- Peningkatan trafik tertinggi terjadi pada Kamis, 14 Mei, yang menunjukkan moda transportasi ferry semakin diminati masyarakat untuk perjalanan antarpulau.
- ASDP meningkatkan fasilitas pelabuhan dan mengoptimalkan sistem tiket daring Ferizy demi menjamin keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran operasional layanan penyeberangan.
Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan, khususnya di jalur Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk selama libur panjang kemarin.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan, tingginya trafik selama libur panjang menunjukkan angkutan ferry kini semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi utama untuk perjalanan antarpulau.
"Transformasi layanan yang dilakukan ASDP beberapa tahun terakhir mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam bepergian. Ferry kini menjadi bagian penting dari gaya perjalanan masyarakat karena menawarkan fleksibilitas, efisiensi, serta pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan aman," ujar Heru dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
![Kondisi Pemudik di Pelabuhan Merak [Yandi Sofyan/SuaraBanten]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/16/46207-pelabuhan-merak.jpg)
Berdasarkan data periode Rabu (13/5) hingga Minggu (17/5) pukul 14.00 WIB, lintasan Merak–Bakauheni melayani sebanyak 133.248 penumpang dan 36.647 kendaraan. Sementara arus balik Bakauheni–Merak tercatat mencapai 118.383 penumpang dan 32.994 kendaraan.
Lonjakan tertinggi terjadi pada Kamis (14/5). Di lintasan Merak–Bakauheni, jumlah penumpang meningkat 60,7 persen dan kendaraan naik 41,5 persen dibandingkan hari normal. Sedangkan pada arus balik Bakauheni–Merak, trafik penumpang meningkat 19,5 persen dan kendaraan naik 18,3 persen.
Kondisi serupa juga terjadi di lintasan Ketapang–Gilimanuk. ASDP mencatat sebanyak 96.858 penumpang dan 26.258 kendaraan menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk.
Pada hari yang sama, trafik penumpang di lintasan tersebut meningkat hingga 47,1 persen, sementara kendaraan naik 25,1 persen. Sedangkan, pada arus balik Gilimanuk–Ketapang, jumlah pengguna jasa mencapai 90.759 penumpang dan 26.317 kendaraan dengan kenaikan trafik penumpang sebesar 33,2 persen dan kendaraan 11,4 persen.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale memastikan perusahaan telah melakukan penguatan layanan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur panjang.
"Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Penguatan operasional dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi intensif bersama regulator, operator kapal, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait," katanya.
Selain memperkuat operasional, ASDP juga meningkatkan fasilitas layanan di pelabuhan mulai dari ruang tunggu berpendingin udara, charging station, kursi pijat, area bermain anak hingga tenant makanan dan minuman.
ASDP juga mengoptimalkan platform digital Ferizy untuk mempermudah pemesanan tiket secara daring dan mempercepat proses check-in penumpang.
"Kami dorong masyarakat yang akan naik ferry, agar membeli tiket sejak jauh hari karena sudah tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pastikan bertiket H-1 dan hindari pembelian melalui calo yang dapat merugikan pengguna jasa," pungkas Windy.