Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Husna Rahmayunita | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan Karena IHSG Anjlok (Gemini AI)
  • IHSG merosot 3,76 persen pada sesi pertama, memicu kepanikan investor ritel di bursa.
  • Trading Halt adalah penghentian sementara perdagangan dari BEI jika indeks turun 5 persen. 
  • Jangan ikut panic selling, siapkan uang tunai, dan diversifikasi aset ke instrumen emas. 

Suara.com - Pasar saham Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Senin (18/5/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam. Tekanan jual yang masif memaksa IHSG terjun bebas hingga 3,76 persen (252,971 poin) ke level 6.470,348, setelah sempat terpuruk ke titik terendah di 6.441.

Melihat portofolio yang memerah lebam, banyak investor ritel yang mulai panik dan bertanya-tanya: "Apakah bursa akan dihentikan? Kapan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menekan tombol darurat?"

Tombol darurat yang dimaksud dalam dunia pasar modal dikenal dengan istilah Trading Halt.

Namun, meski koreksi hari ini terbilang tajam, mengapa perdagangan masih terus berjalan? Mari kita bedah apa itu trading halt dan bagaimana aturan mainnya di BEI.

OJK sedang memproses seleksi jajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode mendatang melalui mekanisme penilaian kemampuan dan kepatutan. [Antara]
OJK sedang memproses seleksi jajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode mendatang melalui mekanisme penilaian kemampuan dan kepatutan. [Antara]

Apa Itu Trading Halt? 

Dikutup dari Treasury.id, Trading Halt adalah penghentian sementara seluruh aktivitas perdagangan saham atau instrumen keuangan lainnya di bursa efek.

Ibarat sebuah mobil yang melaju tak terkendali di turunan tajam, trading halt adalah rem darurat yang ditarik oleh otoritas bursa untuk mencegah kecelakaan fatal.

Kebijakan ini bukan bertujuan untuk merugikan investor, melainkan sebaliknya: melindungi pasar dari kepanikan yang tidak rasional.

Saat terjadi aksi jual massal yang didorong oleh emosi sesaat atau berita mengejutkan, trading halt memberikan waktu (cooling down) bagi para pelaku pasar untuk mencerna informasi, menenangkan diri, dan menganalisis situasi secara objektif sebelum kembali mengambil keputusan finansial.

Mengapa IHSG Hari Ini (Belum) Kena Trading Halt?

Jika penurunan 3,76 persen hari ini sudah membuat pasar panik, mengapa BEI tidak segera menghentikan perdagangan? Jawabannya ada pada regulasi baku yang telah ditetapkan.

BEI memiliki parameter khusus (protokol krisis) untuk mengaktifkan trading halt berdasarkan persentase penurunan IHSG dalam satu hari perdagangan:

  • Penurunan 5 persen: Jika IHSG anjlok hingga 5 persen, BEI akan membekukan perdagangan selama 30 menit.
  • Penurunan 10 persen: Jika setelah dibuka kembali IHSG terus merosot hingga menyentuh 10 persen, perdagangan akan dihentikan lagi selama 30 menit.
  • Penurunan 15 persen: Jika penurunan mencapai 15 persen, bursa akan menghentikan seluruh perdagangan saham hingga akhir sesi perdagangan hari itu (Suspensi Penuh).
  • Karena IHSG pada sesi I hari ini "baru" menyentuh penurunan 3,76 persen, batas psikologis dan regulasi 5 persen dari BEI belum terlampaui. Oleh karena itu, sistem masih mengizinkan transaksi jual-beli berjalan secara normal.

Di Balik Layar: Apa Saja Pemicu Trading Halt?

Selain karena fluktuasi indeks gabungan yang ekstrem (seperti yang mengancam IHSG hari ini), trading halt juga bisa terjadi pada saham atau komoditas spesifik karena beberapa alasan krusial:

  • Rilis Berita Material Mendadak: Adanya pengumuman akuisisi, kebangkrutan, atau laporan keuangan yang jauh di luar ekspektasi pasar.
  • Gangguan Teknis (System Error): Jika server bursa mengalami kendala yang merugikan proses pencocokan harga (order matching).
  • Indikasi Manipulasi (Gorengan Saham): Pergerakan harga satu saham yang tidak wajar akibat indikasi insider trading atau manipulasi bandar.

Strategi Cuan Saat Pasar Dilanda Kepanikan

Lalu, apa dampaknya? Saat ancaman trading halt membayangi dan bursa saham sedang dilanda ketidakpastian, uang dari para investor institusi raksasa biasanya tidak diam begitu saja. Terjadi rotasi aset besar-besaran.

Ketika aset berisiko (saham) dihindari, aliran dana segar kerap berpindah ke aset pelindung nilai (safe haven), dan primadona utamanya adalah emas. Kepanikan di pasar saham seringkali menjadi katalis positif yang mendorong lonjakan harga emas.

Oleh karena itu, saat melihat IHSG terkoreksi tajam dan mendekati batas trading halt, langkah terbaik adalah:

  • Jangan ikut panic selling.
  • Siapkan cash (uang tunai) untuk memborong saham fundamental bagus di harga diskon saat bursa sudah stabil.
  • Lakukan diversifikasi, misalnya dengan memindahkan sebagian portofolio ke emas sebagai jangkar pengaman kekayaan.

Trading halt adalah bukti bahwa pasar memiliki sistem pertahanan. Pahami aturannya, kendalikan emosi, dan ubah kepanikan mayoritas menjadi peluang bisnis bagi portofolio Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:47 WIB

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:55 WIB

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:47 WIB

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:31 WIB

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB