Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:35 WIB
Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti
Pidato Presiden Prabowo Subianto soal dolar tidak digunakan orang di desa turut membuat nilai tukar rupiah terus anjlok. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah pada Senin, 18 Mei 2026, ditutup melemah di level Rp17.667 per dolar AS.
  • Pelemahan terjadi akibat sentimen negatif pasar terhadap pernyataan Presiden Prabowo dan tingginya harga minyak dunia.
  • Faktor eksternal seperti kekecewaan investor terhadap pertemuan Xi dan Trump turut memicu keluarnya modal asing domestik.

Suara.com - Nilai tukar rupiah pada Senin sore (18/5/2026) masih terus jeblok setelah Presiden Prabowo Subianto pada akhir pekan kemarin mengeluarkan pernyataan yang dinilai blunder.

Analis mengatakan selain karena naiknya harga minyak dunia, kaburnya investor dari pasar ekuitas Indonesia juga membuat nilai tukar rupiah ambruk. Diperkirakan nilai tukar rupiah masih akan terus melemah dalam beberapa waktu ke depan.

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah ke level Rp 17.667 per dolar AS, anjlok 71 poin atau terperosok 0,40 persen dibandingkan penutupan Rabu lalu yang berada di level Rp 17.475.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan bahwa pelemahan rupiah dikarenakan faktor global,terutama kekecewaan investor pada hasil pertemuan Presiden China Xi Jin Ping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan lalu.

"Rupiah ditutup di 17,667 melemah 70 point di tengah sentimen risk off global, kenaikan harga minyak mentah dunia oleh kekecewaan investor pada hasil pertemuan Xi dan Trump yang tidak banyak membahas atau memberikan solusi terhadap perang AS-Iran," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan harga minyak dunia juga naik oleh ancaman baru dari Trump terhadap Iran dalam konflik di Timur Tengah yang tak kunjung menunjukkan tanda-tanda damai.

Di dalam negeri, pidato Prabowo tentang dolar dan rupiah juga direspon negatif oleh pasar. Faktor ini ikut membebani rupiah. Sementara para investor juga masih terus menjual surat berharga di pasar ekuitas domestik.

"Sedangkan net sell asing di pasar ekuitas domestik juga semakin membebani. Sentimen utama masih pada eksternal, terutama harga minyak dunia yang tinggi memicu peningkatan pada prospek kenaikan suku bunga bank sentral. Situasi diperkirakan masih belum akan berubah banyak besok, sehingga rupiah diperkirakan masih tertekan," jelasnya.

Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi sependapat soal faktor domestik. Ia menyatakan pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh pidato presiden soal dolar yang membuat pasar semakin ragu.

baca juga

Pasar, demikian Ibrahim, tersentak dengan pernyataan Presiden Prabowo yang mengatakan sebagian besar masyarakat di daerah tidak menggunakan dolar AS dalam aktivitas sehari-hari, sehingga dampaknya tak terlalu langsung dirasakan.

Meski demikian rupiah bukan satu-satunya mata uang Asia yang melemah. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,49 persen.

Rupee India juga tertekan 0,33 persen dan yen Jepang terkoreksi 0,11 persen. Dolar Taiwan ditutup turun 0,03 persen, peso Filipina ditutup melemah tipis 0,02 persen terhadap the greenback.

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah menanjak 0,15 persen. Diikuti, baht Thailand yang terkerek 0,09 persen, dolar Singapura terangkat 0,05 persen, won Korea Selatan naik 0,02 persen dan dolar Hong Kong menguat tipis 0,001 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:46 WIB

Sederet Dampak Rupiah Melemah pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

Sederet Dampak Rupiah Melemah pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

Video | Senin, 18 Mei 2026 | 18:20 WIB

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:12 WIB

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:09 WIB

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Terkini

Pura-pura Jadi Petugas Provider, Pelaku Pencurian Tower BTS di Tangerang Diringkus Polisi

Pura-pura Jadi Petugas Provider, Pelaku Pencurian Tower BTS di Tangerang Diringkus Polisi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Kapten Bangladesh Klaim Tahu Kelemahan Timnas Indonesia: Kami Punya Strategi Rahasia

Kapten Bangladesh Klaim Tahu Kelemahan Timnas Indonesia: Kami Punya Strategi Rahasia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan yang Mana? Begini Cara Mengeceknya

Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan yang Mana? Begini Cara Mengeceknya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor

Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Pelajaran Merelakan dari Lagu Percuma Mahalini: Ketika Usaha Tak Lagi Didengar

Pelajaran Merelakan dari Lagu Percuma Mahalini: Ketika Usaha Tak Lagi Didengar

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman: Wamenkeu Baru dari Bank Indonesia

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman: Wamenkeu Baru dari Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Garuda Gelar Rights Issue 124,35 Miliar Saham

Garuda Gelar Rights Issue 124,35 Miliar Saham

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:57 WIB

×