Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027

Achmad Fauzi

Rabu, 20 Mei 2026 | 10:54 WIB
Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan RAPBN 2027 di mana nilai tukar rupiah dipatok Rp 16.800 - Rp 17.500. [Tangkapan Layar]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menyampaikan kebijakan fiskal RAPBN 2027 di Gedung MPR/DPR Jakarta pada 20 Mei 2026.
  • Pemerintah mematok nilai tukar rupiah di kisaran Rp 16.800 hingga Rp 17.500 per dolar AS untuk tahun 2027.
  • Pemerintah berkomitmen menerapkan strategi fiskal dan moneter yang efektif guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah nasional.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027, di Gedung Nusantara MPR/DPR, Jakarta, 20 Mei 2026.

Dalam paparannya, Prabowo mamatok nilai tukar rupiah dalam rentang Rp 16.800 - Rp 17.500 per dolar AS. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan pada APBN 2026 yang dipatok Rp 16.500 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada rentang Rp 16.800 hingga Rp 17.500," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Nilai Tukar Rupiah dipatok Rp 16.800 - Rp 17.500 di RABPN 2027. [Suara.com/Alfian Winanto]

Ketua Umum Partai Gerindra ini melanjutkan, pemerintahnya harus memiliki strategi jitu untuk bisa menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil.

"Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia," ucapnya.

Untuk diketahui, nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan setelah digempur banyak sentimen. Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka melemah ke level Rp 17.743 per dolar AS.

Rupiah tercatat turun 31 poin atau terperosok 0,21 persen dibandingkan penutupan Selasa kemarin yang berada di level Rp 17.704 

Sementara itu, seluruh mata uang di Asia bergerak fluktuatif.  Di mana, ringgit Malaysia berada satu level lebih baik dari rupiah setelah terkoreksi 0,09 persen. 

Selanjutnya ada dolar Taiwan yang tertekan 0,07 persen dan baht Thailand tergelincir 0,06 persen. Disusul, won Korea Selatan turun 0,04 persen. 

baca juga

Kemudian dolar Hong Kong melemah tipis 0,008 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Puan Sapa Prabowo sebagai Ketum Gerindra di Rapat Paripurna DPR RI

Momen Puan Sapa Prabowo sebagai Ketum Gerindra di Rapat Paripurna DPR RI

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:52 WIB

Diiringi Lagu Maju Tak Gentar, Prabowo Disambut Tepuk Tangan Meriah Anggota Dewan di Paripurna DPR

Diiringi Lagu Maju Tak Gentar, Prabowo Disambut Tepuk Tangan Meriah Anggota Dewan di Paripurna DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia, Kini Tembus Rp17.743 per Dolar AS

Rupiah Paling Lemah di Asia, Kini Tembus Rp17.743 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×