Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB
Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto
Ilustrasi Kripto (Unsplash.com/Kanchanara)
baca 10 detik
  • Aturan 1% dinilai efektif membatasi kerugian trader saat pasar bergejolak.
  • “Jumat Berdarah Kripto” 2025 jadi bukti pentingnya manajemen risiko.
  • Trader emosional dan overtrading berisiko kehilangan seluruh modal.

Suara.com - Gejolak pasar keuangan global kembali menjadi pengingat keras bagi para trader dan investor bahwa keuntungan besar selalu dibayangi risiko besar. Dalam dunia trading modern, terutama di pasar mata uang kripto yang sangat volatil, disiplin manajemen risiko kini dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar cuan cepat.

Broker CFD global Elev8 menyoroti pentingnya penerapan “aturan 1%” sebagai strategi perlindungan modal di tengah ancaman peristiwa pasar ekstrem atau black swan. Salah satu contoh paling dramatis terjadi pada Oktober 2025 dalam peristiwa yang dijuluki “Jumat Berdarah Kripto”, ketika gelombang likuidasi global menghapus saldo akun para trader hanya dalam hitungan jam.

Dalam ilustrasi yang dipaparkan Elev8, seorang trader dengan nilai akun sekitar US$2 juta atau Rp34 miliar (kurs Rp17.000) sempat mengalami penurunan hingga tersisa US$900 ribu atau Rp15,3 miliar akibat overtrading. Meski kerugian itu masih bisa ditoleransi, kejatuhan pasar kripto pada Oktober 2025 akhirnya menghapus seluruh sisa modal akibat tidak adanya pengelolaan risiko yang memadai.

Aturan 1% sendiri merupakan prinsip manajemen risiko yang membatasi potensi kerugian maksimal hanya sebesar 1% dari total modal dalam setiap transaksi. Artinya, trader dengan modal US$100 ribu hanya diperbolehkan mengambil risiko maksimal US$1.000 per posisi.

Strategi ini dianggap mampu menjaga keberlangsungan modal jangka panjang di tengah volatilitas tinggi aset seperti Bitcoin, emas, maupun pasangan mata uang global. Dengan stop loss yang disiplin, trader dapat bertahan lebih lama meski mengalami serangkaian kerugian.

Elev8 menjelaskan, trader yang mempertaruhkan 1% modal per transaksi hanya mengalami penurunan sekitar 10% setelah 10 kali kerugian beruntun. Sebaliknya, trader yang mengambil risiko 5% per transaksi bisa mengalami drawdown hingga sekitar 40%, sehingga membutuhkan keuntungan besar hanya untuk kembali ke titik impas.

Analis pasar keuangan Elev8, Kar Yong Ang, mengatakan banyak trader gagal bukan karena strategi yang buruk, melainkan akibat perilaku emosional dan eksposur risiko yang berlebihan.

Menurut dia, kesalahan umum trader meliputi pengambilan risiko terlalu besar demi pertumbuhan cepat, mengubah stop loss karena emosi, hingga risiko korelasi tersembunyi yang membuat sejumlah posisi tampak terdiversifikasi padahal sebenarnya bertumpu pada eksposur pasar yang sama.

“Disiplin, strategi terstruktur, dan perhitungan risiko yang benar pada akhirnya menentukan keberlanjutan jangka panjang dalam trading,” ujar Kar Yong Ang.

baca juga

Elev8 menilai, fokus utama trader seharusnya bukan sekadar mengejar profit besar dalam satu transaksi, melainkan menjaga daya tahan modal agar tetap mampu bertahan di pasar dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×