-
Investasi SBN online menjadi pilihan aman bagi pemula saat BI-Rate naik.
-
Modal awal investasi SBN sangat terjangkau, mulai dari Rp1 juta saja.
-
Proses pembelian investasi SBN kini mudah dilakukan secara online melalui aplikasi.
Suara.com - Rupiah yang fluktuatif dan kenaikan suku bunga BI hingga tembus 5,25 persen mungkin bikin sebagian orang khawatir.
Namun bagi investor cerdas, kenaikan suku bunga dan rupiah melemah adalah momentum emas untuk berburu Surat Berharga Negara (SBN).
Investasi SBN dikenal sangat aman karena dijamin langsung oleh Undang-Undang dan bisa dilakukan oleh pemula sekali pun.
Ibaratnya, Anda meminjamkan uang ke negara, lalu negara akan membayarnya berupa bunga atau kupon setiap bulannya.
Menariknya lagi dilansir dari laman resmi CIMB Niaga, investasinya sangat inklusif alias ramah di kantong.
Bagi Anda pemula yang baru mulai investasi dan tertarik membeli SBN, simak panduannya berikut ini.
![Ilustrasi investasi [Envato]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/06/13768-ilustrasi-bahagia-ilustrasi-brimo-ilustrasi-chatting-ilustrasi-investasi.jpg)
Dana Minimal untuk Investasi SBN
Perlu dipahami bahwa Anda tak perlu menunggu banyak uang atau menjadi miliader untuk investasi SBN.
Anda sudah bisa mulai berinvestasi dengan nominal minimal Rp1.000.000 saja.
Dengan modal sejuta, Anda sudah ikut berkontribusi membangun negara sekaligus mengamankan masa depan finansial Anda.
Jenis-jenis Investasi SBN
Pemerintah menyediakan dua jalur utama yang bisa Anda pilih jika ingin investasi SBN:
1. Jalur Konvensional
- ORI (Obligasi Negara Ritel): Kuponnya tetap (fixed rate). Sangat stabil meski pasar sedang gonjang-ganjing.
- SBR (Savings Bond Ritel): Paling pas saat suku bunga naik, karena biasanya bersifat floating with floor (bunga bisa naik kalau BI Rate naik, tapi nggak bisa turun di bawah batas minimal).
- SUN (Surat Utang Negara): Biasanya digunakan untuk mendanai proyek besar negara dengan tenor beragam.
2. Jalur Syariah (Halal & Berkah)
- Sukuk Ritel (SR): Terjangkau dan dikelola dengan prinsip syariah.
- Sukuk Tabungan (ST): Mirip SBR tapi versi syariah.
- Sukuk Wakaf: Investasi sekaligus beramal, karena keuntungannya akan disalurkan untuk program sosial.
Cara Beli SBN Online