MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

Achmad Fauzi

Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB
MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO
Ilustrasi logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. [Situs GoTo]
baca 10 detik
  • MSCI membekukan penyesuaian berkala saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk pada Mei 2026 karena harga saham konsisten di level gocap.
  • Likuiditas saham yang rendah akibat harga stagnan memicu risiko GOTO dikeluarkan dari daftar MSCI Global Standard Indexes bulan Mei.
  • Potensi keluarnya GOTO dari indeks MSCI dapat mengurangi minat investor asing terhadap saham perusahaan di pasar modal Indonesia.

Suara.com - Lembaga pemeringkat indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali mengomentari soal saham-saham Indonesia. Kali ini giliran saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang menjadi incaran MSCI dalam pembekuan proses penyesuaian berkala atau rebalancing.

Saat ini, GOTO masuk dalam MSCI Global Standard Indexes, sejak Mei 2023. Dengan adanya pembekuan rebalancing itu, emiten transportasi online dan e-commerce itu bakal hengkang indeks itu.

Mengutip laporannya, Kamis, 28 Mei 2026, alasan MSCI membekukan rebalancing saham GOTO ini, karena harga sahamnya yang selalu di level minimum Rp 50 per saham atau gocap.

Dengan level itu, MSCI menilai likuiditas saham GOTO rendah memicu masalah replikasi. Maka dari itu, MSCI membekukan dalam peninjauan indeks pada Mei 2026.

Investor perlu mencari strategi investasi baru setelah Rebalancing MSCI. [Gemini AI]
Ilustrasi Rebalancing MSCI. [Gemini AI]

"Adapun, kebijakan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted lainnya, seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes," tulis MSCI dalam laporannya.

Untuk diketahui, saham GOTO telah berada di batas minimun atau gocap sejak 13 Mei 2026. Sedangkan, mulai dari 2 Januari hingga saat ini atau year-to-date, saham GOTO juga telah ambles 21,88 persen dari harga Rp 69 per lembar saham.

Harga saham GOTO juga jauh dibandingkan saat IPO yang sebesar Rp 338 per lembar saham. Sementara, GOTO paling tinggi diperdagangkan di level Rp 404 per lembar saham.

Prospek Saham GOTO

Dengan penundaan rebalancing MSCI ini, akan menjadi ancaman saham GOTO. Apalagi, jika ke depan GOTO akan terlempar dari Indeks MSCI, di mana potensi investor asing akan kabur lebih besar.

Pasalnya, jika terhempas, saham GOTO tidak lagi menjadi rekomendasi para manajer investasi asing.

baca juga

Analis dari KB Valbury Sekuritas, Atikah Tri Andriyanti dalam risetnya 26 Mei 2026 lalu, menilai kinerja keuangan GOTO tengah membaik, tercermin raihan laba bersih pertamanya pada kuartal pertama tahun 2026, sebesar Rp 258 miliar.

Selain itu EBITDA secara Grup tercatat Rp 907 miliar atau naik 131,0 persen secara tahunan, di mana jauh melampaui target setahun penuh sebesar Rp 3,3 triliun secara tahunan.

Adapun, bisnis utama GOTO yaitu berbasis layanan juga kuat di mana EBITDA segmen tersebut tumbuh 40,0 persen secara tahunan menjadi Rp 439 miliar.

"Namun, Pemerintah dilaporkan telah menyetujui pembatasan komisi platform ojek online sebesar 8 persen. Kami memperkirakan hal ini dapat mengurangi tingkat komisi bersih bisnis utama sebesar 170 bps menjadi 17,2 persen dan membebani pendapatan bisnsin hingga 35,7 persen pada proyeksi tahun 2026," ucap Atikah dalam risetnya.

Di sisi lain, bisnis sektor keuangan melalui GoPay melonjak, di mana EBITDA melonjak 674,5 persen YoY menjadi Rp 364 miliar. Lalu, portofolio pinjaman mencapai Rp 9,9 triliun dengan kualitas portofolio yang terjaga, di mana kredit macet NPL lebih dari 90 hari stabil di 0,8 persen dan rasio pinjaman lancar dipertahankan di 92,0 persen.

"Profil NPL yang stabil mencerminkan penjaminan kredit berbasis data GoPay, yang didukung oleh data ekosistem tertutup, akuisisi peminjam selektif, eksposur tenor pendek, dan penagihan yang disiplin," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

BSDE Didepak dari MSCI, Bagaimana Prospek Sahamnya?

BSDE Didepak dari MSCI, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:12 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×