Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Liberty Jemadu, Novian Ardiansyah

Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB
Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah
Ekonom Chatib Basri berbicara tentang tergerusnya kepercayaan pada pemerintah saat bertemu Presiden Prabowo di Jakarta pada 9 Juni 2026.[Suara.com/Novian Ardiansyah]
baca 10 detik
  • Chatib Basri berbicara tentang kepercayaan pada pemerintah saat bertemu Presiden Prabowo di Jakarta pada 9 Juni 2026.
  • Investor global menarik dana karena rendahnya kepercayaan terhadap kebijakan fiskal pemerintah yang dinilai kurang disiplin saat ini.
  • Pemerintah berkomitmen melakukan efisiensi anggaran, terutama pada program Makan Bergizi Gratis, demi menjaga stabilitas rupiah serta ekonomi.

Suara.com - Ekonom Chatib Basri mengaku ia menyampaikan tentang masalah tergerusnya kepercayaan investor global terhadap kebijakan pemerintah saat bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Chatib pada Selasa sore datang ke Istana bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Kepada wartawan ia mengatakan pertemuan itu membahas tentang soal-soal perekonomian.

"Tadi kami juga membahas perkembangan situasi terakhir, situasi makro yang berkaitan dengan kondisi sekarang. Dan kami juga menyampaikan bahwa salah satu isu penting yang harus diperhatikan itu adalah kemungkinan mengenai risiko kenaikan harga-harga yang bisa terjadi akibat dari pelemahan rupiah. Karena ini tentu akan berdampak kepada kelompok menengah bawah," kata Chatib yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan di periode 2013 - 2014.

"Dan apa yang harus dilakukan, termasuk juga untuk menumbuhkan masalah confidence, masalah trust kepada pemerintah. Salah satunya adalah langkah-langkah yang dilakukan di dalam efisiensi anggaran, termasuk salah satu di antaranya di dalam kaitan dengan MBG," kata Chatib.

Masalah berkurangnya kepercayaan investor terhadap kebijakan pemerintah Presiden Prabowo sudah jamak jadi pembahasan para ekonom, analis, maupun para pelaku pasar di dunia.

Para investor mengaku kini tak lagi percaya pada kebijakan pemerintah dan memutuskan untuk menarik dana mereka dari aset-aset di Tanah Air. Hal ini adalah salah satu faktor penyebab melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar AS - rekor terburuk dalam sejarah republik - dan ambruknya IHSG.

Sejak Presiden Prabowo berkuasa pada 2024 lalu, nilai tukar rupiah sudah turun sekitar 12 persen. Sementara itu IHSG sudah anjlok sekitar 38 persen di Januari - Juni 2026.

Menurut pada ekonom dan analis, salah satu faktor penyebab tergerusnya kepercayaan pada pemerintah terkait dengan kebijakan fiskal pemerintah yang dinilai kurang disiplin, terutama terkait anggaran jumbo untuk program prioritas Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis atau MBG dan Koperasi Merah Putih.

Selain itu kredibilitas kebijakan pemerintah juga dinilai semakin rendah dan banyaknya aturan serta kebijakan baru yang memicu semakin tingginya ketidakpastian dalam ekosistem bisnis di Tanah Air.

baca juga

Hal ini juga disampaikan oleh anggota DEN Firman Hidayat. Ia mengatakan kepercayaan kepada pemerintah Prabowo harus diperkuat di tengah kondisi ketidakpastian global yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah yang belum usai juga.

"Di tengah ketidakpastian global ini, confidence harus kita terus perkuat. Salah satunya komitmen Bapak Presiden terkait defisit fiskal ini harus kita bisa jelaskan dengan lebih detail. Pak Presiden tadi menyampaikan efisiensi anggaran ini akan dilakukan termasuk untuk program-program prioritas seperti MBG," kata Firman dalam kesempatan yang sama.

Ia mengatakan Presiden Prabowo sudah berkomitmen untuk melakukan penghematan anggaran MBG besar-besaran dalam waktu mendatang.

"Jadi tadi angkanya cukup besar yang kita bisa hemat dari sisi MBG," pungkas Firman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:59 WIB

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:44 WIB

Luhut Menghadap Prabowo, Respons Kenaikan Suku Bunga BI Curi Perhatian

Luhut Menghadap Prabowo, Respons Kenaikan Suku Bunga BI Curi Perhatian

Video | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:00 WIB

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:27 WIB

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:19 WIB

Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco

Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:14 WIB

Terkini

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×