BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05 WIB
BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang
Ilustrasi. Sejumlah Pekerja beraktivitas saat jam pulang kantor di Kawasan Sarinah, Jakarta, Rabu (24/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BBM naik, kelas menengah mulai kurangi penggunaan mobil pribadi.
  • Rupiah Rp18.000 bikin liburan dan konser artis asing ditunda.
  • Harga makanan naik, pekerja UMR mengaku gaji makin tak cukup.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 semakin menambah tekanan terhadap kondisi keuangan masyarakat kelas menengah. Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp18.000 per dolar AS, banyak pekerja mengaku terpaksa memangkas berbagai pengeluaran, mulai dari penggunaan kendaraan pribadi hingga rencana liburan dan hiburan.

Septi (34), seorang karyawan swasta, mengaku kenaikan harga BBM memberikan dampak langsung terhadap anggaran bulanannya. Menurutnya, biaya hidup berpotensi meningkat karena efek berantai dari kenaikan harga energi.

"Sangat ngaruh, karena semua jadi ikutan mahal. Mobil saya juga boros dan tidak bisa pakai Pertalite, jadi bingung juga ke depannya," ujar Septi kepada Suara.com.

Kondisi ekonomi yang semakin menantang juga membuat Septi menunda sejumlah pengeluaran non-prioritas. Ia mengaku harus lebih selektif dalam mengalokasikan dana untuk hiburan, termasuk menonton konser artis internasional yang belakangan ramai digelar di Indonesia.

"Tunda jalan-jalan dan konser. Sekarang benar-benar pilih-pilih, tidak mau sekadar ikut tren. Harus benar-benar suka baru nonton," katanya.

Keluhan serupa datang dari Lidya, pekerja swasta dengan penghasilan setara Upah Minimum Regional (UMR) Jakarta. Sebagai anak rantau yang tinggal di kos, ia merasakan langsung kenaikan biaya hidup sehari-hari, terutama untuk kebutuhan makan.

"Kerasa banget. Saya ngekos dan setiap hari beli makanan. Ketoprak yang biasanya Rp18 ribu sekarang jadi Rp20 ribu," ungkapnya.

Tak hanya kebutuhan pokok, rencana perjalanan ke luar negeri pun terancam batal. Pelemahan rupiah dan mahalnya harga tiket pesawat membuat biaya perjalanan melonjak signifikan.

"Jadi makin berat mau ke luar negeri. Januari lalu saya beli tiket ke Kuala Lumpur sekitar Rp2 juta. Kemarin cek lagi untuk Agustus, sudah Rp3 juta dengan maskapai yang sama," kata Lidya.

baca juga

Sementara itu, Rahma yang juga berstatus pekerja dengan gaji UMR Jakarta mengaku semakin berhati-hati mengatur keuangan. Ia khawatir kenaikan harga BBM dan tekanan ekonomi akan semakin memperburuk kondisi keuangan rumah tangganya.

"Gaji sudah tidak cukup, apalagi sekarang kantor juga sering telat bayar gaji karyawannya," ujarnya.

Fenomena ini menunjukkan tekanan yang semakin besar terhadap kelompok kelas menengah Indonesia. Kenaikan harga BBM non-subsidi, lonjakan biaya kebutuhan sehari-hari, hingga melemahnya daya beli akibat depresiasi rupiah membuat banyak keluarga harus menyesuaikan pola konsumsi mereka. Pengeluaran untuk hiburan, wisata, hingga penggunaan kendaraan pribadi menjadi pos pertama yang dikorbankan demi menjaga kestabilan keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07 WIB

Terkini

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:57 WIB

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:44 WIB

×