Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB
Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 mulai memicu efek domino terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat. Sejumlah komoditas pangan strategis tercatat mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan, bahkan menembus kenaikan lebih dari 10 persen dalam sehari. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Bawang merah melonjak 10,33%, tertinggi di antara komoditas pangan.
  • Bawang putih naik 9,74%, cabai rawit merah tembus Rp78.600/kg.
  • Kenaikan BBM non-subsidi mulai menekan harga pangan dan daya beli.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 mulai memicu efek domino terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat. Sejumlah komoditas pangan strategis tercatat mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan, bahkan menembus kenaikan lebih dari 10 persen dalam sehari.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia menunjukkan bahwa bawang merah menjadi komoditas dengan kenaikan harga tertinggi. Hingga pukul 10.40 WIB, harga bawang merah ukuran sedang mencapai Rp57.650 per kilogram, melonjak 10,33 persen atau naik Rp5.400 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya.

Tak hanya bawang merah, bawang putih ukuran sedang juga mengalami kenaikan tajam. Harga komoditas tersebut naik 9,74 persen menjadi Rp42.250 per kilogram atau bertambah Rp3.750 per kilogram.

Kenaikan harga pangan ini muncul di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap dampak lonjakan harga BBM non-subsidi, terutama Pertamax dan Pertamax Green 95. Meningkatnya biaya distribusi dan transportasi dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong harga kebutuhan pokok bergerak naik.

Di kelompok beras, hampir seluruh jenis mengalami kenaikan harga. Beras kualitas bawah I tercatat naik 5,14 persen menjadi Rp15.350 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II meningkat 2,42 persen menjadi Rp14.800 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium I, harga naik 1,23 persen menjadi Rp16.400 per kilogram. Adapun beras kualitas medium II relatif stabil di level Rp16.050 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super I dan super II masing-masing naik menjadi Rp17.550 per kilogram dan Rp17.050 per kilogram.

Tekanan harga juga terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai rawit hijau melonjak 6,14 persen menjadi Rp59.600 per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah naik 5,65 persen menjadi Rp78.600 per kilogram, menjadikannya salah satu komoditas pangan termahal saat ini.

Di sisi lain, harga cabai merah besar naik tipis menjadi Rp63.850 per kilogram. Hanya cabai merah keriting yang mencatat penurunan sebesar 1,14 persen ke level Rp60.450 per kilogram.

Meski sejumlah bahan pangan mengalami lonjakan harga, tidak semua komoditas bergerak naik. Harga daging ayam ras segar justru turun cukup dalam sebesar 7,7 persen menjadi Rp35.350 per kilogram. Telur ayam ras segar juga terkoreksi 0,99 persen menjadi Rp30.050 per kilogram.

baca juga

Sementara itu, harga daging sapi masih menunjukkan tren kenaikan. Daging sapi kualitas I naik tipis menjadi Rp149.000 per kilogram, sedangkan kualitas II meningkat menjadi Rp142.450 per kilogram.

Pada kelompok bahan kebutuhan lainnya, gula pasir premium naik 1,48 persen menjadi Rp20.550 per kilogram dan gula pasir lokal meningkat 0,52 persen menjadi Rp19.250 per kilogram.

Untuk minyak goreng, pergerakan harga cenderung bervariasi. Minyak goreng curah turun tipis menjadi Rp20.650 per kilogram. Namun minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing naik menjadi Rp24.350 per kilogram dan Rp23.600 per kilogram.

Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan ini berpotensi menambah tekanan terhadap daya beli masyarakat yang sebelumnya sudah menghadapi kenaikan biaya transportasi akibat penyesuaian harga BBM non-subsidi. Jika tren ini berlanjut, inflasi pangan diperkirakan kembali menjadi salah satu tantangan utama perekonomian domestik pada pertengahan tahun 2026.

Asal tahu saja PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga sejumlah produk BBM non-subsidi mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya naik Rp3.950 per liter menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Kenaikan yang lebih tinggi terjadi pada Pertamax Green 95. Produk BBM ramah lingkungan tersebut kini dibanderol Rp17.000 per liter, naik Rp4.100 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07 WIB

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:57 WIB

Berapa Harga Pertamax Sekarang? Ini Update Setelah Resmi Naik pada 10 Juni 2026

Berapa Harga Pertamax Sekarang? Ini Update Setelah Resmi Naik pada 10 Juni 2026

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:29 WIB

Terkini

Hari Keempat, Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Berbuah Hasil

Hari Keempat, Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Berbuah Hasil

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 06:00 WIB

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

×