Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
ARSIP-Pekerja memikul karung berisi beras saat bongkar muat di Gudang Bulog Ternate, Maluku Utara. [ANTARA FOTO/Andri Saputra/sgd]
baca 10 detik
  • Harga beras nasional terus meningkat meskipun pemerintah telah mencatatkan cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah hingga Juni 2026.
  • Lonjakan harga gabah petani yang melampaui Harga Pembelian Pemerintah menyebabkan harga beras di pasar berisiko melampaui ketentuan HET.
  • Persaingan ketat antara Bulog dan pihak swasta dalam menyerap gabah petani memicu kenaikan harga di tengah penurunan produksi.

Suara.com - Anomali terjadi pada sektor pangan pokok nasional. Di tengah laporan bahwa cadangan beras yang dikuasai pemerintah saat ini berada di level tertinggi sepanjang sejarah, harga beras di tingkat konsumen justru terus bergerak merangkak naik .

Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, menyoroti tajam ketidakselarasan antara melimpahnya pasokan dan realitas harga di pasar tradisional maupun ritel modern.

Menurut analisisnya, akar permasalahan ini dipicu oleh meroketnya harga gabah di tingkat petani yang jauh melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Kondisi tersebut otomatis mengerek komponen biaya produksi beras hasil penggilingan .

"Amat sulit mendapatkan gabah sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp6.500/kg untuk semua kualitas," ungkap Khudori kepada awak media, Minggu (28/6/2026).

Harga Gabah Petani Meroket, Angka HET Beras Terancam Jebol

Berdasarkan kompilasi data Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata harga gabah di tingkat produsen secara nasional telah menyentuh Rp6.951 per kilogram (kg) pada awal Juni, dan kembali menanjak ke level Rp6.993 per kg pada 20 Juni 2026.

Di beberapa wilayah lumbung padi seperti Lampung dan Jawa Timur , gejolak harga bahkan berada di kisaran Rp7.500 hingga Rp8.000 per kg.

Lonjakan harga bahan baku ini menempatkan para produsen dan penggilingan pada posisi dilematis. Sebagai informasi , formulasi Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium (Zona I) sebesar Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.900 per kg dihitung dengan asumsi harga gabah berada di patokan HPP Rp6.500 per kg.

"Ketika harga gabah makin mahal alias di atas HPP, beras hasil giling pun akan semakin mahal. Harga beras pun potensial melampaui HET," tutur Khudori.

baca juga

Dampak dari jepitan biaya ini mulai dirasakan konsumen dengan semakin terbatasnya pasokan beras premium berbagai merek di jaringan swalayan atau ritel modern.

Para pengusaha khawatir terjerat penindakan dari Satgas Pangan jika menjual di atas HET, namun di sisi lain mereka berisiko mengalami kerugian besar jika dipaksa mengikuti batasan harga regulasi .

Kondisi ini diperparah oleh siklus penurunan produksi padi pasca-panen raya , yang memicu persaingan ketat dalam perburuan pasokan gabah.

Proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa produksi gabah kering giling (GKG) pada Juni 2026 diperkirakan melandai ke angka 4,05 juta ton, atau menyusut sekitar 18 persen dari performa Mei yang sempat menembus 4,94 juta ton GKG.

Di tengah menyusutnya panen , Perum Bulog dilaporkan masih bertindak agresif menyerap gabah lokal demi menuntaskan target cadangan beras pemerintah (CBP) . Sejauh ini, realisasi serapan korporasi negara tersebut telah mengamankan sekitar 3,14 juta ton beras .

Kompetisi ketat antara Bulog dan pihak penggilingan swasta dalam memperebutkan gabah petani inilah yang membuat harga di lapangan sulit untuk melandai , meskipun total cadangan beras yang dikelola Bulog saat ini telah menggunung hingga 5,2 juta ton.

Khudori menyarankan agar pemerintah segera mengambil langkah taktis dengan mempercepat intervensi penyaluran cadangan beras ke masyarakat.

Langkah ini dinilai krusial guna meredam laju kenaikan harga sekaligus mengantisipasi penurunan mutu komoditas akibat terlalu lama disimpan di gudang .

"Lebih dari itu, agar tak ada lagi ironi: harga beras terus naik dan penyumbang inflasi saat stok tinggi," kata Khudori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:53 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:29 WIB

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:28 WIB

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:25 WIB

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

×