Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB
Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan
PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Pertamina (Persero), memperkuat sinergi untuk membangun ketahanan energi sekaligus ketahanan pangan nasional. Foto ist.
baca 10 detik
  • Pupuk Indonesia dan Pertamina garap metanol, green hydrogen, dan green ammonia.
  • Sinergi BUMN perkuat ketahanan energi, pangan, dan hilirisasi industri.
  • Kolaborasi optimalkan gas bumi untuk tingkatkan nilai tambah nasional.

Suara.com - Dua perusahaan pelat merah raksasa, PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Pertamina (Persero), memperkuat sinergi untuk membangun ketahanan energi sekaligus ketahanan pangan nasional. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang membuka peluang kerja sama strategis di sektor metanol, clean ammonia, pemanfaatan gas bumi, hingga energi baru terbarukan.

Kesepakatan tersebut ditandatangani Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan kerja sama ini menjadi langkah penting untuk mengintegrasikan rantai nilai industri nasional, mulai dari penyediaan energi, optimalisasi gas bumi, hingga pengembangan produk hilir bernilai tambah.

Menurut Rahmad, kolaborasi antarbadan usaha milik negara (BUMN) menjadi kunci untuk memperkuat daya saing industri Indonesia sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

"Sebagai produsen urea terbesar di Asia, Timur Tengah, dan Afrika Utara, Pupuk Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam mengolah gas bumi sebagai bahan baku utama industri pupuk dan petrokimia. Sementara Pertamina memiliki kekuatan besar di sektor energi nasional. Kolaborasi ini membuka berbagai peluang strategis, mulai dari pengembangan metanol, optimalisasi pemanfaatan gas bumi, hingga pengembangan energi baru terbarukan," ujar Rahmad.

Melalui kerja sama tersebut, kedua perusahaan akan menjajaki pengembangan metanol dan berbagai produk kimia lainnya, penyediaan serta pemanfaatan gas bumi untuk menghasilkan produk bernilai tambah, hingga pengembangan energi bersih seperti green hydrogen dan green ammonia.

Selain itu, ruang lingkup kolaborasi juga mencakup pengembangan teknologi pendukung industri dan berbagai peluang sinergi lain yang diyakini mampu memperkuat sektor energi sekaligus industri nasional.

Rahmad menilai ketahanan energi dan ketahanan pangan kini tidak lagi bisa dipisahkan. Keduanya saling berkaitan dan menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.

"Ke depan, ketahanan pangan dan ketahanan energi tidak dapat lagi dipandang sebagai dua hal yang terpisah. Keduanya saling terkait dan menjadi fondasi utama bagi kedaulatan bangsa. Karena itu, sinergi antara Pupuk Indonesia dan Pertamina menjadi langkah strategis untuk memperkuat kedua aspek tersebut secara bersamaan," katanya.

baca juga

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional kedua perusahaan, tetapi juga memperkuat fondasi industri nasional. Sinergi sektor energi dan industri pupuk dinilai mampu meningkatkan keandalan pasokan bahan baku, mempercepat hilirisasi sumber daya alam, serta meningkatkan daya saing industri nasional.

Pada saat yang sama, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyebut kolaborasi tersebut merupakan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam membangun kemandirian bangsa melalui swasembada energi dan pangan.

Menurut Simon, Pertamina dan Pupuk Indonesia sama-sama memegang peran vital dalam menjaga keberlanjutan sektor energi dan pangan nasional, sehingga kolaborasi keduanya menjadi semakin strategis.

"Tidak ada bangsa yang benar-benar berdaulat tanpa energi. Dan tidak ada bangsa yang benar-benar kuat tanpa pangan. Karena itu, sinergi Pertamina dan Pupuk Indonesia merupakan dua fondasi utama kedaulatan Indonesia yakni energi dan pangan," ujar Simon.

Melalui sinergi ini, pemerintah berharap penguatan ekosistem industri berbasis gas bumi dan energi bersih dapat berjalan lebih cepat, sekaligus mendukung hilirisasi, transisi energi, dan ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan

Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:17 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:28 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×