Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
Warga mengantri BBM di SPBU Terban, Senin (10/03/2023). Diperkirakan antrian panjang terjadi selama libur Lebaran 2023. [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
baca 10 detik
  • Antrean BBM Surabaya-Gresik mulai normal usai distribusi dipercepat.
  • Lonjakan permintaan dipicu aktivitas pelabuhan dan libur sekolah.
  • Pertamina tambah armada dan pasokan BBM hingga 20% saat puncak.

Suara.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina Patra Niaga memperkuat langkah mitigasi dan percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Surabaya dan Gresik, Jawa Timur. Upaya ini dilakukan untuk memastikan antrean kendaraan yang sempat terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak kembali terulang.

Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman mengatakan kondisi distribusi BBM di wilayah tersebut kini mulai berangsur normal. Meski demikian, pihaknya meminta seluruh pemangku kepentingan meningkatkan langkah antisipasi agar gangguan distribusi tidak kembali terjadi.

"Karena ini (antrean BBM) adalah isu nasional, ke depannya diupayakan ada antisipasi terlebih dahulu, jangan sampai hal-hal seperti ini terjadi kembali. BPH Migas bersama dengan PPN terus berupaya untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran," ujar Harya dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan lonjakan antrean dipicu meningkatnya kebutuhan BBM dari sektor logistik di Pelabuhan Tanjung Perak sejak pertengahan Juni. Di saat bersamaan, mobilitas masyarakat selama libur sekolah turut mendongkrak konsumsi BBM di wilayah Surabaya dan Gresik.

Menurut Wahyudi, berdasarkan pemantauan di sejumlah SPBU seperti Benowo, Asem Rowo, dan Kebomas pada Rabu (1/7), antrean kendaraan terutama truk sudah jauh berkurang dibanding beberapa hari sebelumnya.

Ia menjelaskan titik yang sempat menjadi perhatian berada di SPBU Tol Surabaya-Gempol Kilometer 26, SPBU Tambak Osowilangun, SPBU Tambak Langon, dan SPBU Kebomas Gresik. Kawasan tersebut mengalami lonjakan permintaan seiring meningkatnya aktivitas kapal dan angkutan barang pada periode 22-26 Juni 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina Patra Niaga menerapkan skema Regular, Alternative, and Emergency (RAE). Melalui strategi tersebut, pasokan BBM untuk wilayah Surabaya tidak hanya bergantung pada terminal utama, tetapi juga diperkuat dari Fuel Terminal Tuban dan Fuel Terminal Madiun.

Selain itu, Pertamina mempercepat penerbitan Delivery Order (DO) hingga dua hari lebih awal dari jadwal normal. Langkah ini memungkinkan penambahan kuota pasokan BBM ke SPBU hingga 20% pada saat kebutuhan mencapai puncaknya.

Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Area Jatimbalinus Daniel memastikan stok BBM di wilayah Jawa Timur masih berada dalam kondisi aman. Untuk menjaga kelancaran distribusi, perusahaan mengoperasikan armada mobil tangki selama 24 jam penuh serta menambah armada operasional di lapangan.

baca juga

"Kami juga menambahkan layanan operasional 15 mobil tangki spot charter dari 226 mobil tangki yang telah tersedia di Integrated Terminal Surabaya yang akan menyalurkan kepada SPBU yang sedang membutuhkan pasokan BBM," kata Daniel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:15 WIB

Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan

Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:17 WIB

Terkini

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:14 WIB

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:05 WIB

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

×